Ganto.co- Malaysia, 7 November 2025 – Program Pascasarjana Pariwisata, Fakultas Pariwisata dan Perhotelan Universitas Negeri Padang (FPP UNP), melaksanakan kegiatan Studi Lapangan Internasional ke Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia sebagai bagian dari penguatan kompetensi global mahasiswa Magister Pariwisata. Kegiatan ini diikuti oleh 17 mahasiswa dan didampingi oleh tiga dosen pengampu, yaitu Dekan FPP UNP Prof. Asmar Yulastri, M.Pd., Ph.D., Koordinator Program Pascasarjana Pariwisata Prof. Dr. Yuliana, S.P., M.Si., serta Hendri Azwar, S.St., M.Par., Ph.D.
Kunjungan akademik ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung terkait pemahaman keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja pariwisata modern, memetakan peluang karier global, serta memperluas jejaring akademik internasional mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis FPP UNP dalam mewujudkan visi internasionalisasi program studi.
Dalam rangkaian kegiatan, mahasiswa mengikuti sesi presentasi akademik bertajuk "Employability and Career Opportunity in the Tourism Industry" yang disampaikan oleh Dr. Muhammad Aliff Asyraff, pakar Tourism Management UiTM. Sesi ini berlangsung interaktif dengan diskusi mendalam mengenai kebutuhan skills di era pariwisata digital, dinamika SDM global, serta strategi mahasiswa dalam membangun daya saing.
"Mahasiswa perlu memahami bahwa industri pariwisata kini bergerak sangat cepat. Kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, dan menguasai teknologi adalah kunci untuk bertahan dan bersaing," ujar Dr. Muhammad Aliff Asyraff dalam pemaparannya.

Koordinator Program Pascasarjana Pariwisata FPP UNP, Prof. Dr. Yuliana, mengapresiasi kegiatan ini sebagai implementasi nyata kurikulum berbasis pengalaman internasional. Ia menegaskan bahwa program studi lapangan ini bukan sekadar kunjungan akademik, tetapi merupakan bagian dari transformasi pendidikan untuk mempersiapkan lulusan yang kompeten menghadapi tantangan global.
"Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat langsung praktik terbaik dari perguruan tinggi luar negeri. Interaksi akademik seperti ini akan memperkaya perspektif mereka tentang industri pariwisata dunia," ungkapnya.
Selain sesi akademik, mahasiswa juga mendapat kesempatan berdiskusi dengan pengajar dan mahasiswa UiTM terkait perkembangan tren riset pariwisata, potensi kolaborasi penelitian, serta peluang student mobility. Diskusi ini memperkuat upaya kedua institusi dalam membangun jejaring kolaboratif jangka panjang
Komentar (0)