Ganto.co -Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat mengadakan Festival Panggung Seni Pelajar "Skol Art Fest" yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 14 s/d 16 November 2025 di Taman Budaya Sumatera Barat. Festival ini dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat, Dr. Jefrinal Arifin, Jumat (14/11).
Acara pembukaan dihadiri oleh 10 Kepala Sekolah peserta festival, Perwakilan Bidang Kebudayaan dari berbagai Kabupaten/Kota, Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang Kompol Muzhendri, beberapa pelatih, dan Perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat (Kanwil Kemenag Sumbar).
Sebelum pagelaran seni ini, rangkaian acara Skol Art Fest diawali dengan workshop manajemen pertunjukan seni bagi pelajar, dan dilanjutkan dengan coaching (pendampingan) kepada 10 sekolah terpilih untuk merancang dan memproduksi pertunjukan.
Jefrinal Arifin mengatakan bahwa tujuan diselenggarakan festival panggung seni ini tidak hanya memberikan ruang ekspresi yang menampilkan kreativitas pelajar, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk mencegah kenakalan remaja.
"Skol Art Fest diharapkan menjadi wadah penyaluran bakat, membentuk karakter, dan menanamkan nilai budaya kepada generasi muda," ungkapnya.
Gentri, Stage Manager Skol Art Fest menyampaikan kegiatan ini terselenggara karena adanya kolaborasi Dinas Kebudayaan Sumatera Barat melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya, serta dukungan dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat, Muhidi.
"Ini merupakan ajang pertama di Sumatera Barat dan pendanaannya dari pokok pikiran Pak Muhidi," ucapnya.
Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Kompol Mushendri menyampaikan apresiasi atas suksesnya festival ini dan menilai bahwa melalui kegiatan berbasis seni mampu menjadi wadah positif untuk mencegah kenakalan remaja.
"Belakangan ini banyak kejadian kenakalan remaja. Kegiatan seperti ini perlu kita dorong karena menjadi ruang berkreasi bagi siswa," ujarnya.
Komentar (0)