Ganto.co - Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan diskusi dengan tema "Orang Muda Semakin Ditekan Semakin Melawan" di Pustaka Steva Padang, pada Jumat (31/10).
Diskusi ini menyoroti isu kebebasan berpendapat tentang lingkungan, demokrasi, pers dan bidang lainnya. dipantik oleh Imelda (UKM PHP Unand), Ridho (Komma FP-UA), Anantha (LPM SKK Ganto UNP), Teddy (PDRI) dan afdhal (Mapala Green Justice FH-UA).
Ridho Al-Syukri atau Ajo, sebagai moderator menyampaikan pentingnya diskusi ini untuk membentuk karakter kritis dan bebas ditengah kekangan feodalisme di kampus.
"Melirik iklim feodalisme di kampus, seperti melakukan monetasi kebijakan kampus yang bersifat menambah income dari kampus adalah sebuah cerminan bahwa kampus itu sudah sama dengan pemerintahan, rumah pencipta pemuda bangsa nan kritis dan bebas tidak ada lagi," jelasnya

Hal senada juga diungkapkan oleh pemantik diskusi dari Mapala Fakultas Hukum Unand (MGJ FH-UA), Faiz, dia menjelaskan contoh kebijakan kampus yang mengurung kreativitas dan kebebasan mahasiswa.
"Kami (MGJ FH-UA) adalah organisasi Mapala di fakultas, walaupun ada sekre tempat Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) kami, namun ada peraturan tertulis yang melarang kami berkegiatan di hari Minggu. Bagaimana kami bebas di dalam melakukan kegiatan, kalau ruang kami tempat mengeksplor diri dibatasi, sampai hal uniknya ada Orang Tua dari mahasiswa melaporkan mahasiswa yang masih berkegiatan di hari Minggu," jelasnya saat memantik diskusi.
Anantha Ameilya Rizky, dari LPM SKK Ganto UNP, menjelaskan tantangan yang dirasakan oleh Pers Mahasiswa ketika mengimplementasikan kebebasan berpendapat.

"Pers Mahasiswa adalah kontrol sosial di lingkungan kampus, anehnya ketika kami ingin menguak isu tabir yang dalam konteks tepi jurang, implementasi liputan investigasinya sangat sulit, apalagi ketika mencari narasumber dari mahasiswa dan pemangku kebijakan. Sudah dilakukan cross check silang, berita rilis naik, mereka akan komplain kenapa tidak bertanya kepada saya?, kan itu pertanyaan aneh, padahal cross check dilakukan mereka enggan menyampaikan keterangan," lanjutnya.
Dalam pantauan Reporter Ganto diskusi ini berlanjut dengan banyaknya pemikiran-pemikiran dan pendapat kritis, dikarenakan forum yang hadir mewakili kalangan yang beraneka ragam.
Komentar (0)