Ganto.co - Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan acara pekan Raya Visual (PRV) ke-11, berlangsung di Fabriek Padang, pada Jumat (24/10).
Acara PRV kali ini mengangkat tema "Self Awareness" yang bermakna kemampuan untuk melihat diri secara objektif melalui refleksi dan introspeksi, sehingga individu dapat mengevaluasi perilaku dan gaya hidupnya secara realistis.
Dalam acara PRV ke-11 ini, ada beberapa karya yang dipamerkan seperti Desain Poster, Desain Kemasan, Karya Mapping, dan Desain Game. Selain itu juga terdapat Bazar dan juga Photo booth.
Salah satu karya menarik perhatian adalah Desain Game Digital. Jorieco Langit, Project Managerd, menyampaikan bahwa desain game di pameran kali ini tidak hanya ada game booth atau meja. Namun, juga terdapat game digital.
"Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya memamerkan game booth saja, PRV tahun ini ada pameran game digital juga. Di booth kami terdapat dua jenis game, yaitu bernama Kaja En dan juga Main Petang."
Ia juga menyebutkan bahwa booth game, karya anak lokal ini adalah yang pertama diadakan di Padang. Tujuan dipamerkannya game digital ini agar pengunjung mengetahui bahwa anak lokal juga mampu bersaing membuat game digital.
"Setau saya ini adalah booth game pertama yang diadakan di padang. Tujuan kami memamerkan game digital ini agar pengunjung tau bahwa anak lokal juga mampu bersaing membuat game digital di era zaman yang sudah serba digital ini" ungkapnya.
Sementara itu, vira, salah satu pengunjung PRV mengungkapkan bahwa pameran kali ini cukup menarik, karena terdapat karya-karya baru yang unik-unik serta terdapat game digital yang dapat dimainkan secara berpasangan maupun berkelompok.
"Pameran kali ini seru dan menarik, karena terdapat karya desain yang bagus dan unik. Kali ini Juga terdapat game digital yang tak kalah seru, kami bisa memainkannya secara bersama-sama" ungkapnya.
Terakhir, Vira berharap semoga ke depannya lebih banyak lagi anak lokal yang mampu bersaing membuat game digital yang seru dan menarik.
"Semoga ke depannya lebih banyak lagi anak lokal yang mampu bersaing membuat game digital yang tidak kalah seru dan menarik, juga permainan yang dirancang sesuai usia serta terdapat manfaat jika dimainkan bersama"tutupnya.
Komentar (0)