Ganto.co – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-71 Universitas Negeri Padang (UNP), diselenggarakan kegiatan kuliner bertajuk "UNP Marandang, Teh Talua, Kopi Susu" di Auditorium UNP, Senin (13/10). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda unggulan yang memadukan tradisi kuliner Minangkabau dengan semangat kebersamaan sivitas akademika UNP.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian lomba kulinermarandang yang diikuti oleh gabungan dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan Dharma Wanita Persatuan UNP. Tidak hanya memasak rendang, para peserta juga menampilkan tradisi makan barapak, yaitu salah satu bentuk makan bersama khas Minangkabau yang berbeda dari makan bajamba.


Ketua Panitia Pelaksana Lomba Kuliner Marandang, Murfida Refnaldi, menjelaskan bahwa ide kegiatan ini berangkat dari keinginan untuk memperkenalkan identitas kuliner Minangkabau sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan di lingkungan kampus. Menurutnya, selain terkenal dengan songket, UNP ingin menghadirkan identitas baru melalui tradisi memasak rendang dan menyajikannya secara barapak.
"Kami ingin UNP tidak hanya dikenal dengan songketnya, tetapi juga dengan tradisi marandang. Setelah rendang dimasak, akan disajikan melalui tradisi makan barapak yang menggambarkan budaya makan bersama masyarakat Minang," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin dalam peringatan Dies Natalis UNP berikutnya.
"Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi agenda tahunan. Setelah ini kami akan melakukan evaluasi agar pelaksanaannya lebih baik tahun depan," tuturnya.
Murfida juga mengungkapkan bahwa terdapat 15 tim yang mengikuti lomba marandang, termasuk satu tim dari petugas kebersihan (CS) yang turut menunjukkan semangat kebersamaan.

"Kami bangga karena peserta berasal dari berbagai unsur. Bahkan ada tim dari CS yang anggotanya bapak-bapak. Semua bisa ikut karena di UNP kita satu keluarga," ujarnya.
Selain lomba marandang, kegiatan juga diramaikan oleh kompetisi pembuatan teh talua dan kopi susu yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Para peserta memperagakan proses pembuatan minuman tradisional Minangkabau tersebut, lalu menyajikannya dalam acara makan barapak.next12
Komentar (0)