Ganto.co – Mahasiswa Sumatra Barat (Sumbar) menunda penyampaian tuntutan dalam aksi memperingati Hari Tani Nasional di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (29/9). Massa aksi memilih melanjutkan forum diskusi pada Selasa (30/9) bersama Gubernur dan pimpinan terkait karena waktu sudah larut.
Moderator diskusi dari Universitas Andalas (Unand), Devan, menyampaikan bahwa mahasiswa hanya meminta komitmen dari Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Vasko Ruseimy, pada malam itu. Tuntutan secara komprehensif akan dibahas besok pukul 14.00 WIB.
"Diskusi besok akan melibatkan gubernur dan pimpinan lain. Tuntutan kita tahan dulu, baru disampaikan di forum resmi. BEM dari setiap kampus akan dikirimi undangan," jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Vasko Ruseimy memastikan kehadiran Gubernur Sumbar pada forum esok hari setelah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda). Ia juga mendorong mahasiswa pertanian memperdalam kajian yang akan dibawa.
"Kalau itu demi kebaikan ranah Minang, kami akan tindaklanjuti. Contoh sawah pokok murah, itu ide dari anak negeri yang langsung kami bawa ke nasional," ungkapnya.
Wagub menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) serius menampung gagasan mahasiswa, dengan melibatkan Sekda dan Dinas Pertanian Sumbar dalam menindaklanjuti hasil diskusi.
Aksi peringatan Hari Tani Nasional ini berlangsung kondusif. Reporter Ganto masih menunggu informasi resmi terkait jadwal dan lokasi diskusi pada Selasa (30/9) dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Padang UNP.

Komentar (0)