Ganto.co - Berbagai karya animasi, desain produk, karya digital, hingga inovasi kreatif mahasiswa dan industri lokal dipamerkan dalam Animation and Impact Expo (AIMEX) 2025 yang digelar Prodi Animasi Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP). Acara bertema "Lini Masa Imajinasi, Nostalgia Kini dan Nanti" ini berlangsung di Gedung Sekolah Vokasi UNP, Selasa (24/9).
Fadly Fiatris selaku Ketua Pelaksana menuturkan bahwa AIMEX tahun ini hadir dengan skala yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
"Acara AIMEX ini merupakan agenda tahunan Prodi Animasi. Tahun ini kami menghadirkan sesuatu yang berbeda, yaitu berkolaborasi dengan berbagai prodi untuk membuka stan pameran, sehingga karya-karya unggulan mereka juga bisa diperkenalkan kepada publik," jelasnya.
Lebih lanjut, Fadly menuturkan bahwa AIMEX 2025 juga melibatkan berbagai pihak dari lintas kampus, organisasi, hingga industri kreatif.
"Dalam acara AIMEX ini, kami bekerja sama dengan Desain Komunikasi Visual (DKV), Desain Produk Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Pariaman, Unit Kegiatan Information Technology (UK IT), serta Teknologi Kosmetik, Ilmu Perpustakaan dan Kearsipan (IPK), dan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi (PJSIG) dari Vokasi. Selain itu, AIMEX juga menggandeng beberapa industri kreatif seperti Devata Studio, Piapi, dan Jevo Game," tambahnya.
Salah satu peserta pameran, Rizki Al Hadi, mahasiswa Desain Produk ISI Padang Panjang, menampilkan karya berbahan eco-product. Ia mengatakan bahwa seluruh produk yang dipamerkan merupakan hasil olahan limbah yang tidak terpakai menjadi barang baru.
"Kotak perhiasan, jam dinding, kalung, packaging lipstik, rak buku, tas, hingga meja belajar yang kami tampilkan di sini semuanya dibuat dari bahan limbah yang tidak terpakai," jelasnya.
Rizki berharap karya tersebut dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
"Saya berharap pameran desain produk berbahan eco-product ini bisa membuat masyarakat tertarik dan mulai memanfaatkan bahan-bahan tak terpakai di sekitarnya," ucapnya.
Sementara itu, Ummu Nazifah, scriptwriter sekaligus produser Devata Studio yang juga mahasiswa Animasi UNP, menjelaskan peran Devata Studio dalam AIMEX.
"Devata Studio adalah studio animasi yang berlokasi di Tabing. Selama tiga tahun terakhir, Devata sudah bekerja sama dengan Prodi Animasi UNP dalam AIMEX dengan menampilkan karya berupa poster 3D, animasi, dan berbagai merchandise," terangnya.
Ummu juga menyampaikan apresiasinya sekaligus memberi masukan bagi penyelenggaraan AIMEX berikutnya.
"Saya senang bisa mengikuti AIMEX dan bertemu dengan orang-orang baru. Namun, saya berharap ke depannya panitia bisa meninjau kembali jarak antars tan pameran, agar ketika satu stan ramai pengunjung tidak sampai menutupi stan di sebelahnya," harapnya.
Komentar (0)