Perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiwa Nasional (MTQ MN) XIII yang dilaksanakan di UNP dan Unand dimulai Sabtu (22/6) dengan kedatangan peserta beserta official dan Dewan Hakim. Kedatangan peserta disambut oleh panitia dan Liaison Officer (LO) yang telah menunggu kedatangan mereka di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Katapiang sejak pukul 08.30 WIB.
Beriringan dengan kedatangan peserta, official dan Dewan Hakim, langsung dilaksanakan registrasi ulang. Registrasi ulang untuk Dewan Hakim sejumlah 85 orang dilakukan di BIM, sedangkan untuk para peserta dan official, registrasi dilakukan di penginapan masing-masing.
Sebelumnya LO memang sudah ditugasi oleh panitia untuk melayani para official dan peserta selama perlombaan berlangsung. LO yang berjumlah 148 orang ini berasal dari mahasiswa yang aktif di organisasi mahasiswa. Masing-masing LO mendampingi satu official dari perguruan tinggi peserta MTQ. "Kami bertekad memberikan pelayanan yang baik untuk peserta dan official dari mereka bangun sampai kembali kepenginapan," kata Andre, ketua LO mahasiswa dari UNP.
Peserta MTQ yang lebih akrab dipanggil dengan Kafilah ini datang silih berganti. Mereka diarahkan oleh LO untuk menuju ke sekreatariat yang ada di UNP dan Unand, sesuai dengan tempat yang telah dibagi untuk masing-masing Kafilah. Desi Israhyanti, Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta yang mendarat di BIM sekitar pukul 11.00 WIB beserta 8 kawannya dan 3 orang official, mengaku senang datang ke ranah minang karena ini kunjungan kali pertamanya. "Senang rasanya bisa berkunjung ke Padang, semoga lombanya lancar dan tidak mengecewakan," ujar Kafilah yang akan berlomba dalam cabang Tilawatil Qur’an ini. Fachrudin, Kafilah dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang datang lebih dulu dari rombongan Desi juga merasakan hal yang sama. Ia juga mengaku bahagia bisa menginjakkan kaki di ranah minang. "Saya bangga bisa berdiri di tanah kelahiran beberapa pembesar negara ini," ujarnya. Fachrudin berharap bisa memberikan yang terbaik selain itu juga terus memohon ridho Allah SWT. "Semoga Allah selalu meluruskan jalan kami untuk menegakkan ajaran agama," harapnya.
Sementara itu di tempat penginapan, tim penerima tamu MTQ MN XIII sudah bersiap menyambut peserta. Tempat penginapan terbagi atas tiga tempat, yaitu Hotel Rasaki di By Pass, penginapan LPMP dan Asrama Haji. Ketua penerima tamu, Prof. Dr. Suparno, M.Pd., menjelaskan bahwa penerima tamu menyambut peserta yang di antarkan oleh LO mahasiswa ke tempat penginapan. Suparno berharap tim penerima tamu dapat memberikan pelayanan yang baik untuk semua peserta. "Ada peserta yang mengeluhkan tentang kenyamanan kamarnya, kami langsung memberikan kamar baru," kata Suparno, Minggu (23/6). Selanjutnya ia juga berpesan agar peserta juga memiliki ketertiban yang diberlakukan di tempat penginapan. Rahmi
Komentar (0)