Ganto.co – Aksi Indonesia Cemas yang digelar Aliansi Masyarakat Sipil Sumatra Barat (Sumbar) bersama BEM se-Sumbar di depan Kantor DPRD Sumbar, Senin (1/9), diwarnai momen menarik saat Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Vasko Ruseimy, hadir namun tidak memberikan pernyataan kepada massa aksi.
Kehadiran Vasko sempat mendapat apresiasi sekaligus kekecewaan dari peserta aksi. FFN, mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), mengaku menghormati keberanian Wagub datang di tengah massa, tetapi kecewa karena tidak menyampaikan sepatah kata pun.
"Dengan hadirnya beliau, saya berikan pujian. Namun jujur kecewa, sebab harapannya beliau memberi pernyataan, bukan hanya lewat saja," ujarnya.

Meski demikian, FFN menilai aksi tersebut tetap berhasil karena tujuan utama tercapai, yakni bertemunya pimpinan DPRD dengan massa aksi.
Hal senada disampaikan MF, mahasiswa PGSD UNP. Menurutnya, Wagub tidak sempat berbicara lantaran datang setelah penandatanganan tuntutan massa.
"Sepertinya demi mengantisipasi kericuhan, Wagub tidak diberi ruang untuk menyampaikan pernyataan," jelasnya.
Melalui akun Instagram pribadinya, Vasko menyampaikan rasa bangga terhadap mahasiswa. Ia menilai aksi berlangsung santun dan mencerminkan budaya Minangkabau.
"Saya bangga, karena massa aksi mencerminkan adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Semoga aksi seperti ini selalu terjaga," tulisnya.
Komentar (0)