Ganto.co - Sebanyak 25 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, mengikuti Pelatihan Peningkatan Literasi Keuangan dan Strategi Pemasaran yang digelar pada 24-25 Juli 2025 di Aula Kantor Wali Nagari Panyalaian.
Kegiatan ini digagas oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Padang (UNP), yaitu Ridho Ryswaldi, Khairen Niza Mefid, Ilham Thaib, Khairani Saladin, dan Ahmad Istiqlal Ahlunnazak, serta didanai oleh UNP melalui skema Program Multidisiplin Kemitraan Masyarakat (PMKM). PKM ini juga mendukung program Kampus Berdampak pada Sustainable Development Goals (SDGs) poin 9, yakni mendorong inovasi dan membina industri yang berkelanjutan.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Camat X Koto, Mohd. Yahya Suryadi Putra, dan diketuai oleh Ridho Ryswaldi. Pelatihan menghadirkan narasumber dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Barat (Sumbar), M. Iqbal Pahlawi, yang menyampaikan materi literasi keuangan sekaligus memandu workshop penggunaan aplikasi SIAPIK sebagai sarana pencatatan dan pelaporan keuangan digital bagi UMKM.
Selain itu, peserta juga memperoleh pembekalan strategi pemasaran dari praktisi pemasaran, Ofanto. Materi ini menekankan pentingnya pemanfaatan digital marketing agar UMKM dapat mempromosikan produk secara lebih luas, memperluas jangkauan pasar, sekaligus meningkatkan daya saing di era digital.
Menurut Ketua Pelaksana, Ridho Ryswaldi, kegiatan ini bertujuan untuk membantu UMKM agar lebih adaptif dalam menghadapi tantangan bisnis.
"Melalui pelatihan ini, kami berharap UMKM mampu memanfaatkan aplikasi SIAPIK dalam pengelolaan keuangan secara digital serta mengoptimalkan strategi pemasaran modern untuk meningkatkan keberlanjutan usaha mereka," ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan, khususnya pada sesi praktik penggunaan aplikasi dan diskusi strategi pemasaran. Para peserta menilai pelatihan ini relevan dengan kebutuhan mereka, terutama di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan UMKM di Kecamatan X Koto tidak hanya semakin cakap dalam mengelola keuangan, tetapi juga lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan strategi pemasaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Komentar (0)