Ganto.co – Aksi demonstrasi mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Padang di depan Kantor DPRD Sumatra Barat (Sumbar), Senin (1/9), diwarnai keluhan terkait gangguan jaringan internet. Sejumlah peserta aksi mengaku kesulitan berkomunikasi akibat jaringan yang lelet hingga lost connection.
Deye, mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) yang turut serta dalam aksi, mengatakan jaringan mulai terganggu ketika massa tiba di sekitar Kantor DPRD Sumbar.
"Dari UNP sampai ke kantor DPRD jaringan saya masih aman. Namun, sesampainya di kantor DPRD saya merasa ada lost network," ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut menyulitkan dirinya berkomunikasi dengan rekan-rekan sesama pendemo.
"Kendala jaringan ini membuat saya kesulitan berkoordinasi dengan teman-teman yang lain," ucapnya.
Hal serupa juga disampaikan Nurfadillah, mahasiswa UNP lainnya. Ia mengaku menggunakan kartu IM3, sedangkan temannya menggunakan Telkomsel, namun keduanya tetap mengalami kendala jaringan.
"Saya merasakan adanya kendala jaringan di sini. Teman saya yang memakai Telkomsel juga merasakan jaringan lelet," ungkapnya.
Tidak hanya mahasiswa, pedagang di sekitar lokasi juga merasakan dampak. Adi (29), salah seorang penjual, mengaku kesulitan mengunggah foto dan video.
"Saya juga merasakan hal yang sama karena ketika mengunggah foto dan video tidak bisa," katanya.
Gangguan jaringan yang dirasakan para mahasiswa memunculkan kekhawatiran adanya upaya pembajakan jaringan di sekitar lokasi aksi.
Komentar (0)