Ganto.co - Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menampilkan papermob pada Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 pada Selasa (19/08). Ini menjadi tahun kedua setelah penampilan serupa pada 2024 yang sempat viral berkat salah satu formasi. Kegiatan tersebut membangkitkan antusiasme 12.873 mahasiswa baru (maba).
Namun, antusiasme itu berubah menjadi kekecewaan sebagian maba. Beberapa hari sebelum pelaksanaan, panitia mengumumkan papermob hanya melibatkan gugus 1, 2, dan 3. Keputusan ini menggugurkan partisipasi gugus 4 yang telah mempersiapkan diri, termasuk atribut papermob yang dibuat mandiri maupun melalui jasa joki.
OE, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, mengaku kecewa setelah mendengar kabar pembatalan keterlibatan gugus 4 beberapa hari menjelang acara.
"Sebelumnya kami sudah sangat antusias ikut papermob. Bahkan ada yang membuat atribut sendiri, ada juga yang pakai jasa joki. Tapi mendadak diumumkan gugus 4 tidak jadi ikut. Jelas kecewa sekali," ujarnya kepada Ganto.
OE menambahkan, atribut yang sudah dibuat akhirnya terpaksa dijual kembali dengan harga rugi.
"Harga atribut Rp. 30 ribu, tapi karena tidak terpakai, kami jual rugi Rp. 15 ribu," ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Luna, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial. Ia menyayangkan panitia yang tidak mempertimbangkan pengorbanan maba, terutama mereka yang tinggal di indekos.
"Kalau aku pribadi masih sanggup, tapi kasihan teman-teman yang sudah keluar uang, apalagi banyak anak kos," ucapnya.
Sementara itu, NA, mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, menilai keputusan panitia pasti memiliki pertimbangan tertentu, meskipun dirinya menyayangkan gugus 4 tidak dilibatkan. Sebab menurutnya momen papermob ini seharusnya menjadi pengalaman yang bisa dirasakan oleh seluruh maba
"Sebagai mahasiswa yang bangga dengan kampus sendiri, tentu gugus 4 juga ingin merasakan pengalaman papermob," tutur NA.
Meski kecewa, para mahasiswa berharap papermob tahun ini tetap berjalan sukses.
"Semoga besok papermob berjalan lancar. Ke depan panitia harus lebih transparan dan tidak mendadak memberi informasi agar tidak mengecewakan banyak orang," harap Luna.
Komentar (0)