Ganto.co – Universitas Negeri Padang (UNP) memulai Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 untuk Gugus 1 dengan tema "PKKMB Berdampak Mewujudkan Generasi Hebat untuk Indonesia Jaya" di Auditorium UNP, Senin (11/8). Acara dibuka oleh Rektor UNP, Krismadinata, dan dihadiri 3.098 mahasiswa baru.
Refnaldi selaku Ketua Panitia PKKMB, Wakil Rektor Bidang Akademik, Mahasiswa, dan Alumni, menjelaskan bahwa kegiatan PKKMB UNP 2025 dilaksanakan selama delapan hari, mulai 11–19 Agustus, dengan pembagian empat gugus.
"Gugus 1 diikuti 3.098 mahasiswa, Gugus 2 juga 3.098 mahasiswa, Gugus 3 berjumlah 3.100 mahasiswa, dan Gugus 4 sebanyak 3.094 mahasiswa. Tahun ini, UNP menerima total 12.390 mahasiswa baru," ujarnya.
Ia menambahkan, pada 17 Agustus seluruh mahasiswa baru akan mengikuti kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-80 di lapangan Fakultas Ilmu Keolahragaan, menggantikan agenda dalam ruangan. Setelah empat gugus menyelesaikan PKKMB di tingkat universitas, kegiatan akan dilanjutkan di tingkat fakultas serta tingkat departemen atau program studi.
"Tanggal 25 Agustus, perkuliahan semester Juli–Desember 2025 sudah dimulai," ucapnya.

Dalam sambutannya, Rektor UNP, Krismadinata, menegaskan pentingnya menjaga amanah negara karena UNP merupakan perguruan tinggi negeri yang disubsidi pemerintah.
"Belajarlah dengan sungguh-sungguh, tamat tepat waktu, dan ambil ilmu sebanyak-banyaknya. Nikmati proses, belajar menghargai orang lain. Banyak mahasiswa yang tidak bisa menikmati subsidi ini, jadi manfaatkanlah sebaik mungkin," ujarnya.
Krismadinata juga mengingatkan bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di kelas, laboratorium, atau studio.
"Semua hal bisa dipelajari dan aktiflah dalam organisasi. Di organisasi, mahasiswa mendapatkan ilmu, pengalaman, ataupun pekerjaan," ungkapnya.
Ia menambahkan, semua program studi di UNP penting dan memiliki hak yang sama untuk belajar serta mendapatkan fasilitas.
"Kami tidak ingin mendengar ada yang menganggap prodinya lebih hebat. Jangan menghina fakultas atau prodi lain," tegasnya.
Acara pembukaan ditandai dengan pemasangan almamater dan kokarde secara simbolis oleh rektor dan dekan masing-masing fakultas kepada 10 perwakilan mahasiswa dari masing-masing fakultas. Kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.
Komentar (0)