Ganto.co - Sebanyak 55 mahasiswa Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Angkatan 2022 Universitas Negeri Padang (UNP) mengikuti Pameran Fusion Food 2025 pada Jumat (18/7). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP) UNP ini merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah Cipta Karya Boga.
Dalam pameran ini, setiap mahasiswa menghadirkan tiga produk fusion food, yakni hasil penggabungan dua budaya dalam satu hidangan, baik makanan maupun minuman. Acara ini terbuka untuk umum dan menarik perhatian civitas akademika serta tamu undangan yang hadir.
Ketua pelaksana, Deming Sarta Panca, menyampaikan bahwa pameran ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berinovasi di bidang tata boga. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang mendukung kegiatan tersebut.
"Kegiatan ini berpengaruh untuk mengaktifkan inovasi mahasiswa," ujarnya.
Kepala Departemen Ilmu Kesejahteraan Keluarga, Dr. Weni Nelmira, S.Pd., M.Pd.T., menyampaikan pentingnya pameran semacam ini tidak hanya sebagai ajang internal, tetapi juga harus berdampak lebih luas.
Menurutnya, jika ke depan kegiatan ini melibatkan kalangan eksternal seperti siswa SMK atau pelaku UMKM, maka manfaatnya bisa lebih terasa.
"Kegiatan seperti ini luar biasa, tapi perlu diperluas jangkauannya," katanya.
Weni juga menyoroti publikasi yang lebih masif agar produk inovasi mahasiswa dikenal masyarakat. Dengan anggaran pelaksanaan yang tidak sedikit, menurutnya penting agar sebanding dengan manfaat yang dihasilkan.
"Akan lebih baik jika kegiatan seperti ini dipromosikan secara luas agar memberikan dampak nyata," tutupnya.
Pameran ini menjadi bukti bahwa pembelajaran berbasis praktik mampu mendorong kreativitas mahasiswa dalam menciptakan produk kuliner yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga membawa pesan lintas budaya dalam setiap sajiannya.
Komentar (0)