Ganto.co -Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar diskusi pembinaan program kerja (proker) Organisasi Mahasiswa (Ormawa) tingkat universitas di Ruang Sidang Senat, Gedung Rektorat Baru UNP, pada Kamis (10/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menjelang Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025.
Diskusi tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I UNP, Ketua Satgas P4GN UNP, jajaran kemahasiswaan, serta para pimpinan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tingkat universitas. Pembahasan berfokus pada pembentukan karakter Ormawa serta evaluasi dan penguatan peran UKM dalam pelaksanaan PKKMB mendatang.
Direktur Kemahasiswaan UNP, Asep Sujana Wahyuri, menegaskan kepada seluruh pimpinan UKM agar mulai mempersiapkan diri menghadapi PKKMB 2025. Ia menyatakan konsep acara masih akan sama pada tahun sebelumnya, yaitu melibatkan panitia dari perwakilan UKM, namun dengan sejumlah perbaikan.
"Konsep acara kita masih sama seperti tahun lalu. Kepanitiaan berasal dari perwakilan UKM di tingkat universitas. Namun agar lebih meriah, beberapa kekurangan seperti papermob dan waktu pelaksanaan yang molor perlu dievaluasi," ujarnya.

Asep juga menanggapi kritik terhadap PKKMB tahun lalu. Ia menilai pelaksanaan sebelumnya sudah cukup baik, meski masih ada catatan dari berbagai pihak.
"Saya melihat PKKMB tahun lalu hampir sempurna, terutama MC nonformal yang ekspresif dan susunan acara yang diperbarui. Tapi ada juga kritik bahwa acaranya terkesan monoton dan kurang meriah. Ini menjadi tugas bagi panitia tahun ini untuk menunjukkan hasil yang lebih baik," ungkapnya.
Ia menambahkan jadwal resmi PKKMB 2025 masih dirahasiakan dan akan diumumkan dalam waktu dekat. Langkah ini juga bertujuan mencegah kegiatan kaderisasi jurusan yang dinilai tidak bermanfaat.
Sementara itu, Wakil Rektor I UNP, Refnaldi, menyampaikan apresiasi terhadap peningkatan prestasi kemahasiswaan UNP. Menurutnya, UNP yang sebelumnya berada di klaster tiga kini berhasil naik ke klaster dua dalam berbagai kompetisi nasional.
"Dulu UNP selalu masuk klaster tiga dalam berbagai lomba. Sekarang kita sudah masuk klaster dua. Contohnya di ajang PPK Ormawa dan PKM, UNP menjadi universitas di Pulau Sumatera dengan jumlah capaian tertinggi," ungkapnya.
Komentar (0)