Ganto.co - Universitas Negeri Padang (UNP) melangsungkan prosesi wisuda hari kedua periode ke-139 yang diikuti oleh 1.140 wisudawan dan wisudawati dari berbagai fakultas. Kegiatan yang digelar di Auditorium UNP pada Minggu (29/06) ini turut dihadiri oleh Bupati Padang Pariaman, Jhon Kenedi Aziz, yang hadir sebagai tamu kehormatan dan menyampaikan orasi ilmiah.
Dalam orasinya yang bertema "Kebijakan Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Ekonomi Kreatif di Kabupaten Padang Pariaman", Jhon menegaskan bahwa ekonomi kreatif bukan lagi sekadar tren sesaat, melainkan telah menjadi penggerak utama perekonomian masa kini.
"Ekonomi kreatif kini berkembang pesat dan berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian di era digital dan globalisasi. Padang Pariaman memiliki kekayaan budaya, sumber daya manusia, serta warisan tradisi yang dapat mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif," ujarnya.
Jhon menyampaikan bahwa Kabupaten Padang Pariaman telah mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam pengelolaan
dan pengembangan ekonomi kreatif secara lebih terstruktur dan legal.
"Kabupaten Padang Pariaman telah merancang strategi pengelolaan dan pengembangan usaha ekonomi kreatif yang tertuang dalam Peraturan Bupati tentang peningkatan kapasitas pelaku melalui upgrading skill, perubahan mindset, dan kerja sama public-private partnership," ujarnya.
Sebagai bentuk implementasi nyata, Jhon memaparkan program yang digagas oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Padang Pariaman, yang disebutnya sebagai bukti keberhasilan sektor ekonomi kreatif di daerah.
"Salah satu wujud pengelolaan ekosistem ekonomi kreatif yang kondusif di Kota Padang Pariaman adalah dengan dicanangkannya Gerakan Padang Pariaman 100 Festival. Dari 100 festival yang direncanakan, sudah lima festival yang terealisasi," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa salah satu dari lima festival tersebut yang paling terasa dampaknya adalah Festival Juadah.
"Festival ini dilaksanakan di Toboh Gadang Barat, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang. Setelah festival, masyarakat di sana menerima banyak pesanan juadah mini. Hal ini menunjukkan bahwa produk lokal dapat menarik minat pasar melalui inovasi yang menggabungkan unsur tradisional dan ide kreatif generasi penerus," jelasnya.
Mengakhiri orasinya, Jhon menyampaikan ajakan kepada para wisudawan dan wisudawati untuk mengambil peran dalam transformasi ekonomi kreatif.
"Generasi muda adalah tulang punggung transformasi ekonomi kreatif. Jangan hanya berpikir untuk menjadi pegawai, tapi jadilah orang yang merekrut pegawai. Ilmu yang Anda peroleh harus diterjemahkan menjadi karya nyata, yang memberi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat," tutupnya.
Komentar (0)