Ganto.co - Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 pada Senin (2/6) di lapangan depan Gedung Rektorat UNP. Upacara yang mengusung tema "Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya" ini diikuti oleh sivitas akademika, aparatur sipil negara (ASN), dan berbagai unit kegiatan mahasiswa.
Rektor UNP, Dr. Krismadinata, yang bertindak sebagai pembina upacara, menegaskan bahwa Pancasila merupakan rumah besar bagi keberagaman bangsa Indonesia. Ia menyampaikan bahwa Pancasila telah mempersatukan lebih dari 270 juta penduduk dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya, dan bahasa yang berbeda.
"Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Ia mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa dari berbagai latar belakang," ujarnya.

Lebih lanjut, Krismadinata menekankan bahwa institusi pendidikan, seperti sekolah dan universitas, harus menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas, tangguh, dan berintegritas tinggi.
"Pancasila harus dihidupkan dalam seluruh aspek kehidupan: pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital. Sekolah dan universitas harus menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas secara intelektual, tangguh secara karakter, dan kuat secara moral," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, dosen Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah UNP, Dr. Abdurahman, menilai bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya seremoni, tetapi juga momentum untuk menggali makna dan nilai perjuangan para pendiri bangsa.

"Pancasila harus dipahami secara mendalam. Bukan sekadar tulisan atau bacaan, tetapi juga nilai perjuangannya sejak dirumuskan oleh para pendiri bangsa," ujarnya dalam wawancara bersama Ganto.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
"Mahasiswa harus sadar bahwa semua sila saling berkaitan dan harus diamalkan. Dari Ketuhanan, Kemanusiaan, hingga Keadilan Sosial dan semuanya membentuk karakter bangsa," tutupnya.
Komentar (0)