Ganto.co - Surat Kabar Kampus (SKK) Ganto Universitas Negeri Padang (UNP) merayakan gebyar yang ke-36 tahun dengan tema "36 Tahun Keberadaan, Menyampaikan Kebenaran" di Auditorium Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Kamis (29/3).
Ketua pelaksana, Dinda Vrani Destria, menekankan bahwa Ganto bukan hanya sekadar ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan jurnalistik, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan nalar kritis.
"Menjadi bagian dari Ganto bukan hanya soal menulis berita ataupun membuat majalah, tetapi juga sebagai tempat belajar, bercakap kritis, berani bersuara, dan juga menjaga integritas," ujarnya.
Ia juga berharap semoga SKK Ganto terus berkembang menjadi media mahasiswa yang adaptif, dengan anggota yang tidak hanya terampil menulis, tetapi juga berani dalam menyuarakan isu-isu penting.
"Semoga SKK Ganto terus berkembang menjadi media mahasiswa yang adaptif, kreatif, dan juga kritis, yang anggotanya tidak hanya pandai menulis tetapi juga bijak, bertikap, dan berani menyuarakan hal-hal yang perlu diperjuangkan," tambahnya.
Pemimpin umum SKK Ganto, Doni Saputra, dalam sambutannya menegaskan bahwa SKK Ganto adalah media independen Universitas Negeri Padang yang menjunjung tinggi kebebasan.
"Kami di sini Surat Kabar Kampus Ganto dengan bangga kami akui sebagai media independen Universitas Negeri Padang," ujarnya.
Selain itu, Prof. Harris Effendi Thahar, selaku pendiri SKK Ganto, mengenang masa kejayaan SKK Ganto yang berhasil menorehkan prestasi tingkat nasional. Ia menceritakan bahwa pada tahun 1999 atau 2000, Ganto berhasil meraih peringkat pertama dalam ajang kompetisi surat kabar kampus se-Indonesia dan menerima penghargaan langsung dari Menteri Dikti.
"Di tahun 1999 atau 2000, koran-koran kampus se-Indonesia itu dipertandingkan, dan kita Ganto mendapatkan nomor 1, serta menerima hadiah langsung dari Menteri Dikti untuk kategori surat kabar," ujarnya.
Acara ini dilanjutkan dengan makan bersama alumni dan dewan ahli SKK Ganto serta tamu undangan.
Komentar (0)