Ganto.co - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menggelar kegiatan Bedah Buku Koleksi Perpustakaan bertajuk "Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi: Guru Para Ulama Indonesia" karya Khairul Jasmi, yang diselenggarakan di Aula Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar, pada Selasa (20/5).
Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Khairul Jasmi, penulis buku yang juga dikenal sebagai jurnalis dan tokoh literasi. Bedah buku ini bertujuan untuk menggali lebih dalam sosok Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, ulama besar asal Minangkabau yang dikenal sebagai guru para ulama Nusantara dan pernah menjadi imam serta guru besar di Makkah dan Madinah.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, Jumaidi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penerbitan buku tersebut.
"Pemerintah Sumbar mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para penulis, terutama sekali kepada Bang Jasmi yang telah menulis buku Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi," ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa penamaan Masjid Raya Sumbar menjadi Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa besar beliau dalam mengembangkan pemikiran Islam.
"Pergantian nama Masjid Raya Sumbar menjadi Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi merupakan momentum yang sangat berharga. Simbol-simbol yang ada di masjid raya itu menggambarkan bagaimana perjuangan Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi," ungkapnya.
Bedah buku ini juga menjadi ajang diskusi bersama para narasumber dan peserta, dengan harapan dapat menyempurnakan isi buku serta membuka ruang kolaborasi ke depan. Rangkaian acara ditutup secara simbolis dengan pembukaan bersama buku tersebut.
"Mudah-mudahan acara ini berjalan dengan lancar. Tentu harapan kita, atas izin Allah SWT, pada hari ini buku koleksi Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi kita buka secara bersama dengan membacakan Bismillahirrahmanirrahim," tutupnya.
Komentar (0)