Ganto.co – Komunitas Muslimah Arsitek Peradaban, kolaborasi antara Ota Anak Gadih (OAG) dan Zona Pulih, menggelar kuliah umum bertema "Mengungkap Pendidikan Tanpa Nilai: Ada yang Salah dari Tujuan Pendidikan Kita," Sabtu (17/5). Kegiatan yang berlangsung di salah satu ruang perkuliahan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang (UNP) ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan.
Aulia Rahmadona, mahasiswa Pendidikan Agama Islam sebagai pemateri acara, menyoroti bahwa sistem pendidikan saat ini dipengaruhi oleh paradigma sekuler yang memisahkan nilai-nilai agama dari kehidupan, termasuk dari dunia pendidikan.
"Sekularisme melahirkan sistem pendidikan yang berorientasi pada materi dan kepentingan industri. Ini menjauhkan pendidikan dari tujuan hakikinya, yaitu membentuk manusia berkepribadian Islam," ujarnya.
Aulia juga membandingkan sistem pendidikan Islam di bawah naungan Khilafah dengan sistem sekuler-demokrasi yang berlaku saat ini. Ia mendorong mahasiswa untuk mengambil peran sebagai agen perubahan.
"Mahasiswa harus hadir sebagai intelektual yang berani, kritis, dan peduli terhadap nasib pendidikan. Saatnya mendorong penerapan sistem pendidikan yang bernilai ," ucapnya .
Salah satu peserta, Yudelsi, mahasiswa Sastra Indonesia, turut menyampaikan pandangannya. Ia menilai sistem pendidikan saat ini belum ideal dan kurang relevan dengan kebutuhan mahasiswa.
"Kurikulum Merdeka terlalu menekankan aspek kewirausahaan, padahal tidak semua jurusan sesuai dengan pendekatan tersebut," ungkapnya.
Komentar (0)