Ganto.co - Kebakaran yang terjadi di PT. Teluk Luas di Jalan Bypass, Kelurahan Tanjung Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, hingga kini masih terpantau kobaran apinya belum padam. Dalam insiden tersebut sudah menghanguskan beberapa bangunan, hingga membuat warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran menjadi waspada, Minggu (18/5).
Warga yang bertempat tinggal dekat dengan pabrik mengutarakan pendapatnya.
"Rumah saya dengan pabrik itu berbatasan dengan dinding saja, jadi kami mengeluarkan barang-barang penting sebagai antisipasi," ungkap salah satu warga setempat.
Menurut keterangan saksi lainnya sekaligus mandor bagian produksi basah, Irdam, proses pembersihan dilakukan menggunakan api dan Liquified Petroleum Gas (LPG) untuk merapikan serta membungkus bahan plastik dari bahan baku. Diduga, penggunaan api dan gas ini menjadi pemicu awal kebakaran.
"Biasa ini dibersihkan pakai api dan LPG untuk plastik. Kebetulan bahan itu besok mau dikirim," ujar Irdam saat di wawancarai oleh Reporter Ganto di lokasi kejadian.
Lebih lanjut, sejumlah warga sekitar mengaku sempat mendengar suara ledakan dari arah lokasi kebakaran. Kebakaran tersebut diduga berasal dari panel listrik atau tabung LPG yang digunakan dalam proses produksi.
"Ada warga yang mendengar bunyi ledakan, mungkin dari panel-panel listrik. Di dalam kan memang banyak panel, pakai LPG juga," tambah Irdam.
Irdam juga menjelaskan, meski kebakaran sempat menimbulkan kepanikan, beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Aktivitas produksi tengah berhenti karena bertepatan dengan waktu istirahat para pekerja.
"Alhamdulillah tidak ada korban, saat kejadian saya juga sedang di luar karena istirahat," kata Irdam.
Terkait jumlah pasti rumah warga yang terdampak dan total kerugian, hingga saat ini belum ada informasi resmi dari pihak yang berwenang. Karena kobaran api masih berlanjut dan belum padam.
Komentar (0)