Ganto.co - Komunitas Muslimah Arsitek Peradaban (OAG × Zona Pulih) menyelenggarakan kajian bertema "Mengungkap Pendidikan Tanpa Nilai: Ada yang Salah dari Tujuan Pendidikan Kita" di Gedung A Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (17/5).
Hafizah Rahmi, pemateri dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa banyak generasi muda saat ini mengalami tekanan berat dalam dunia pendidikan.
"Tekanan akademik yang tidak dipahami makna dan tujuannya membuat banyak pelajar, Gen Z, dan mahasiswa mengalami gangguan kesehatan mental, karena fokus hanya pada capaian IPK tinggi," ungkapnya.
Ia menyebut satu dari tiga remaja di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental. Beberapa fakultas di UNP, seperti Fakultas Psikologi, dinilai mulai mendukung pemahaman terhadap isu ini.
"Satu dari tiga remaja mengalami masalah kesehatan mental. Karena itu, sejumlah fakultas di UNP, termasuk Fakultas Psikologi, turut mendukung penanganan isu ini," jelasnya.
Pernyataan Hafizah turut dikuatkan oleh Yudelsi, salah satu peserta kajian dari kalangan mahasiswa.
"Saya pernah cemas karena tekanan akademik, sejak SMA hingga sekarang. Nilai akademik kerap dianggap ukuran kecerdasan, padahal banyak yang meraihnya dengan cara tidak jujur," ujarnya.
Yudelsi menilai perhatian terhadap kesehatan mental mahasiswa masih minim dan kondisi ini juga dialami oleh rekan-rekannya.
"Banyak dosen hanya menuntut tugas selesai tanpa memastikan pemahaman mahasiswa, sehingga tekanan makin berat. Saya sering melihat teman sekos stres karena tugas kuliah," tutupnya.
Komentar (0)