Ganto.co – Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) berkolaborasi dengan Nan Jombang Dance Company menggelar Seminar Nasional Seni Pertunjukkan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan KABA Festival VIII 2025, Rabu (14/5). Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Lantai 4 FBS UNP dan dimulai pukul 08.00 WIB.
Seminar ini membahas keterkaitan seni pertunjukkan dengan perubahan sosial budaya melalui dua tema utama yang menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Prof. Indrayuda., Armeynd Sufhasril., Dr. Roza Muliati., Melati Suryodarmo., Dr. Yusril., dan Kusen Ali.
Dekan FBS UNP, Ermanto, secara resmi membuka seminar, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap kelangsungan acara ini.
"Semoga seminar ini sukses berkat dukungan kita bersama. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi para peserta, seniman, dan budayawan yang hadir," tuturnya.
Selanjutnya Andria, menyampaikan bahwa seminar ini memiliki peran strategis dalam dunia seni dan masyarakat.
"Seminar ini bukan hanya menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana untuk melihat kembali peran penting seni pertunjukkan dalam perkembangan masyarakat," jelasnya.
Indrayuda, dosen FBS, juga turut hadir sebagai narasumber. Ia menjelaskan bahwa saat ini telah terjadi perubahan dalam peran seni tradisional.
"Ketika seni tradisional mengalami modifikasi dan ditampilkan di ruang-ruang formal, nilainya tidak lagi semata-mata bersifat estetis, tetapi juga mencakup aspek ekonomi dan sosial," ucapnya.
Terakhir, Yusril, mengatakan bahwa seni hidup sebagai referensi dan dinamika sosial.
"Seni pertunjukkan kini tidak hanya menjadi wadah ekspresi keindahan, tetapi juga berperan sebagai arsip budaya yang hidup serta refleksi dari dinamika sosial," tutupnya.
Komentar (0)