Ganto.co - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bekerja sama dengan Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar sosialisasi Program Beasiswa Prioritas LPDP. Acara ini diselenggarakan di Ruang Sidang Senat UNP, Selasa (6/5).
LPDP membuka pendaftaran beasiswa untuk jenjang magister (S2) dan doktor (S3), baik di dalam maupun luar negeri. Proses seleksi terdiri atas tiga tahap, yaitu seleksi administrasi, tes bakat skolastik, dan wawancara.
Pendaftaran dibuka dua kali dalam setahun, pada Januari dan Juni. Syarat umum jenjang S2 meliputi usia maksimal 35 tahun dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00. Untuk jenjang S3, batas usia maksimal adalah 40 tahun dengan IPK minimal 3,25.
Persyaratan kemampuan bahasa Inggris disesuaikan dengan tujuan studi. Untuk studi di dalam negeri, skor TOEFL ITP minimal 500. Untuk luar negeri, skor TOEFL iBT minimal 80 atau IELTS minimal 6,5 untuk S2 dan 7,0 untuk S3.
Narasumber Sosialisasi, Dr. Agam Bayu Suryanto menyampaikan bahwa LPDP memberikan peluang luas bagi pelamar dari berbagai latar belakang.
"LPDP bukan hanya untuk mahasiswa berprestasi secara akademik, tetapi juga memberikan peluang besar bagi penyandang disabilitas serta masyarakat dari daerah tertinggal," ujarnya.
Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan salah satu wilayah prioritas. Penyandang disabilitas juga mendapat peluang istimewa dengan kriteria khusus.
Selain jalur reguler dan afirmasi, tersedia juga beasiswa targeted yang diperuntukkan bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan dosen.
"Tujuan akhir dari program ini adalah agar penerima beasiswa dapat kembali dan berkontribusi langsung kepada masyarakat," tambahnya.
Agam juga menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara daring dan tidak dipungut biaya. Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan LPDP dan menawarkan jalur pintas.
Komentar (0)