Ganto.co - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Sumatra Barat (BEM KM Sumbar) menggelar aksi peringatan Hari Buruh di depan Kantor Gubernur Sumbar, Senin (5/5).
Melalui aksi ini, puluhan mahasiswa yang tegabung dalam aliansi menyuarakan ketidakadilan yang dialami buruh serta krisis pendidikan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun di Indonesia.
Presiden Mahasiswa (Presma) Yayasan Pergurusan Tinggi Islam Pasaman (STAI-YAPTIP), Ridho, menyampaikan kekecewaannya atas ketidakhadiran Gubernur Sumbar dalam aksi ini.
"Kita bisa teriakkan bahwa gubernur kita pengecut. Hari ini, kita hanya berbicara kepada gedung kosong," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Pergerakan BEM KM Universitas Andalas (Unand), Wildan Kurniawan Arahab, monyoroti pentingnya perhatian terhadap kondisi buruh dan dunia pendidikan.
"Hari ini, kita mewakili para buruh yang mempertaruhkan nyawa dengan upah rendah dan tanpa jaminan kesehatan," ungkapnya.
Aksi ditutup dengan audiensi antara massa aksi dan perwakilan Gubernur di halaman Kantor Gubernur Sumbar.
Komentar (0)