Selain meningkatkan kreatifitas mahasiswa Jurusan Sendratasik, festival ini juga bertujuan memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mengorganisir sebuah acara dengan baik. Hal ini disampaikan Pembantu Dekan I Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP, Drs. Yusron Wikarya, M.Pd, di depan ratusan penonton saat pembukaan Festival Seni Tradisi dan Kontemporer se-Sumatera di pendopo fakultas tersebut, Senin (22/11) lalu.
Festival ini langsung dibuka oleh Pembantu Rektor I UNP, Prof. Phil. Yanuar Kiram dan ditemani Pembantu Rektor III UNP, Drs. Alizamar, M.Pd, Kons. Dalam sambutannya, Yanuar mendorong mahasiswa Jurusan Sendratasik untuk menyelenggarakan event yang sama pada tahun depan namun tak lagi se-Sumatera akan tetapi se-Asia Tenggara. "Kampus akan memback-up mahasiswa untuk menyelenggarakannya," tutur Yanuar. Ia menambahkan, FBS salah satu fakultas yang banyak melahirkan orang-orang hebat baik di dalam kampus maupun di luar kampus, termasuk mahasiswa. "Dan jadikan budaya lokal sebagai penarik untuk mengundang pihak luar," tambahnya.
Selain pertunjukan yang dibawakan oleh mahasiswa Jurusan Sendratasik, festival ini juga diikuti oleh utusan-utusan dari Himpunan Mahasiswa Jurusan di FBS UNP. Tidak hanya itu, festival yang berlangsung selama sepekan, dimulai pada 22-27 November ini juga diikuti oleh utusan mahasiswa dari Universitas Negeri Medan, Universitas Bengkulu, Universitas Islam Riau. "Semoga acara ini akan berkesinambungan hingga tahun berikutnya dan bergantian menjadi tuan rumah," jelas Jaka Mustika, selaku ketua pelaksana. Wahyu*
Komentar (0)