Ganto.co - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi meluncurkan program Diktisaintek Berdampak. Acara peluncuran Program ini berlangsung di Gedung Kemdiktisaintek, Jakarta, dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube serta akun Instagram resmi Kemdiktisaintek, Jumat (2/5).
Peluncuran program ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045. Inisiatif tersebut juga mendukung delapan program utama dan 17 program prioritas nasional yang telah ditetapkan Presiden dan Wakil Presiden.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa Diktisaintek Berdampak merupakan gerakan bersama untuk memastikan pendidikan tinggi memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
"Program ini sebuah komitmen kita semua untuk memastikan bahwa pendidikan tinggi, sains, dan teknologi akan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan bangsa," ujarnya.
Lebih lanjut, Brian Yuliarto menjelaskan bahwa inisiatif Diktisaintek Berdampak bertumpu pada tiga pilar utama yang menjadi fondasi transformasi pendidikan tinggi di Indonesia.
"Ada tiga pilar utama Diktisaintek Berdampak. Pertama, SDM unggul lewat perluasan akses seperti KIP Kuliah, Program Sekolah dan Beasiswa Garuda, serta penguatan karakter mahasiswa. Kedua, kampus sebagai simpul ekonomi lewat mentorship, kolaborasi antar kampus, dan program seperti joint degre serta riset bersama. Ketiga, riset yang menjadi akselerator kebijakan melalui konsorsium tematik dan pusat unggulan," jelasnya.
Menutup sambutannya, Prof. Brian Yuliarto kembali menekankan bahwa Diktisaintek Berdampak bukan sekadar program ceremonial, melainkan sebuah gerakan bersama yang lahir dari kolaborasi lintas sektor.
"Program ini lahir dari kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, dan industri guna menjadikan kampus pusat transformasi, mahasiswa sebagai penggerak perubahan, dan riset sebagai arah pembangunan," tutupnya.
Komentar (0)