Ganto.co - Dalam upaya memperkuat budaya literasi di era digital, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DPK) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menggelar Kelas Literasi dan Bimbingan Pemustaka Daring melalui Zoom pada Selasa (29/4).
Acara ini menghadirkan dua narasumber dari Perpusnas RI, yaitu Rachelia Methasary, S.S., M.A. dan Salamun Ababil, M.Hum., yang memaparkan berbagai layanan digital yang dimiliki oleh Perpusnas.
Menurut Rachelia Methasary, selaku narasumber, pemanfaatan teknologi dalam dunia perpustakaan merupakan langkah strategis dalam menjangkau generasi muda.
"Lewat platform digital seperti iPusnas, kami berharap masyarakat, terutama pelajar dan mahasiswa, dapat lebih mudah mengakses literatur berkualitas dari mana pun," tuturnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Salamun Ababil, M.Hum., yang menjelaskan pentingnya Indonesia One Search sebagai alat penelusuran informasi akademik dari berbagai institusi.
"Satu pintu pencarian dari berbagai sumber ini akan sangat membantu peneliti, pelajar, dan masyarakat umum dalam menemukan referensi secara efisien," jelasnya.
Kepala DPK Sumbar, Jumaidi, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam dunia literasi.
"Kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen kami untuk membuka akses informasi seluas-luasnya kepada masyarakat. Di era digital, kemampuan mengakses sumber informasi yang tepercaya adalah bentuk baru dari kecakapan literasi," ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk tidak hanya mengakses informasi digital.
"Kami ingin masyarakat tidak hanya bisa mengakses informasi digital, tapi juga tahu cara mengelolanya dengan bijak. Kalau literasi digitalnya kuat, generasi ke depan pasti akan jadi lebih kritis," tutupnya.
Komentar (0)