Ganto.co - Di tengah gencarnya fokus Universitas Negeri Padang (UNP) menuju World Class University (WCU), kampus tersebut justru menghadapi persoalan mendasar: lambannya jaringan internet kampus. Pada tahun 2019, UNP menjalin kerja sama dengan PT Telkom Indonesia dalam penyediaan akses internet gratis bagi civitas academica. Layanan ini memungkinkan tersedianya jaringan internet di seluruh titik Wi-Fi.id di Indonesia tanpa perlu membayar atau membeli paket tersebut.
Namun, seiring berjalannya waktu, kualitas jaringan internet tersebut dipertanyakan. Pantauan dari reporter Ganto di berbagai fakultas di kampus utama UNP menunjukkan bahwa akses internet di ruang kelas, laboratorium, hingga pendopo kerap mengalami kendala. Selain itu, Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) juga terdampak. Beberapa mahasiswa mengeluhkan lambannya jaringan internet yang mengganggu aktivitas pembelajaran dan penelitian di lingkungan kampus, terutama dalam perkuliahan berbasis daring. Salah satunya adalah Rahman, mahasiswa Fakultas Teknik (FT).
"Saya merasa jaringan internet di UNP makin hari makin merepotkan. Itu bisa mengganggu mahasiswa untuk mencari materi-materi mereka," responnya saat diwawancarai Ganto.
Hal senada juga diungkapkan Rani, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS), yang mengeluhkan hak yang ia dapatkan selama menjadi mahasiswa UNP.
"Jaringan internet di kampus pada akhir-akhir ini sangat mengecewakan, sebab menurut saya, menggunakan jaringan internet kampus adalah hak saya ketika menjadi mahasiswa di UNP, karena saya telah membayar UKT mahal-mahal," keluh Rani.
Menanggapi hal tersebut, Yuni, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), berharap adanya perbaikan jaringan internet secara menyeluruh.
"Semoga segera diperbaiki, terutama di lingkungan PKM," harapnya.
Persoalan ini menambah daftar panjang ironi di institusi perguruan tinggi. Ketika jargon "kampus digital" digembor-gemborkan, kenyataan di lapangan justru menunjukkan lemahnya fasilitas pendukung. Bila hal ini terus berlanjut, kualitas pembelajaran dan pengalaman akademik mahasiswa akan terganggu.
Adapun sampai berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kampus mengenai isu tersebut.
Komentar (0)