Lahirnya rancangan kurikulum 2013 di dunia pendidikan sempat menimbulkan kekhawatiran ditengah-tengah masyarakat. Pasalnya kurikulum yang akan disahkan tahun ini akan menghapus beberapa mata pelajaran di sekolah. Menanggapi kekhawatiran itu, Mendikbud pun telah angkat bicara bahwa tidak ada penghapusan mata pelajaran pada kurikulum ini, yang ada hanya pengintegrasian mata pelajaran. (www.kemendikbud.go.id).
Pengintegrasian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa dalam hal penalaran, tidak sekedar hafalan saja. Untuk itu pemerintah telah menentukan objek pembelajaran yang berkaitan dengan fenomena alam, fenomena sosial, dan fenomena budaya. (Wawancara Mendikbud dengan wartawan PIH Kemdikbud dan Vivanews.com, Rabu 5 Desember 2012)
Lahirnya wacana pengintegrasian beberapa mata pelajaran oleh mendikbud mengundang komentar dari berbagai kalangan diantaranya Ketua Pogram Studi Teknik Informatika fakultas teknik universitas negeri padang (UNP), Ahmadul Hadi,S.Pd.M.Kom. Ia mengatakan bahwa mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebenarnya tidak hanya sekedar mengetik dan mengolah beberapa data standar saja, tetapi harus lebih mendalam. Seperti belajar pemograman dan aplikasi-aplikasi teknologi, agar siswa bisa menghasilkan suatu produk salah satunya pada pembuatan robot. "Jika seperti ini TIK lebih bermakna," ungkapnya, Jumat (12/4).
Lebih lanjut ia berharap ada perubahan dalam pembelajaran TIK walaupun memang terjadi pengintegrasian mata pelajaran ini. Ia percaya pemerintah telah memikirkan dan menganalisa tentang kurikulum 2013 ini. "Perubahan itu sah-sah saja," tambahnya.
Lain halnya dengan Ketua Jurusan Teknologi Pendidikan, Drs. Zelhendri Zen, M.Pd, ia mengatakan kurang setuju dengan pengintegrasian mata pelajaran TIK. Pasalnya melalui mata pelajaran TIK, sebuah proses pembelajaran terasa lebih hidup. Walaupun siswa bisa mempelajari seluk beluk teknologi di luar, tetapi tetap saja harus ada bimbingan dari guru seperti pembuatan bahan ajar yang menarik serta berbasis Informatika dan Teknologi (IT). "Sebaiknya untuk mata pelajaran TIK memang harus ada spesialisasinya," ujarnya, Jumat (19/4).
Salah seorang mahasiswa Pendidikan Teknologi Informatika dan Komputer, Kurniati Rahmadani TM 2012 mengatakan bahwa keputusan pengintegrasian mata pelajaran TIK menyebabkan berkurangya peluang lapangan kerja bagi lulusan TIK nantinya. "Biasanya lulusan jurusan ini bisa mengajar di SMA dan SMK," ujarnya, Kamis (25/4)
Komentar (0)