Ganto.co - Kebakaran terjadi di salah satu ruangan di Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Padang (UNP) pada Kamis sore (20/3). Api diduga berasal dari korsleting pada pendingin ruangan (AC), yang kemudian menyambar tumpukan buku di dalam ruangan.
Kepala Bidang Operasional dan Sarpras Pemadam Kebakaran Kota Padang, Renaldi, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 17.08 WIB.
"Kami langsung berangkat ke lokasi. Ada sedikit kendala di lapangan karena kemacetan, tapi alhamdulillah bisa diatasi," ujarnya.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan empat unit armada, termasuk satu unit armada kecil, untuk memadamkan api.
"Kebakaran hanya berdampak pada satu ruangan dan berhasil kami padamkan dalam waktu sekitar 15 menit," tambahnya.
Dari keterangan Satpam UNP, Syafriandi, kebakaran pertama kali terdeteksi oleh seorang petugas keamanan yang melihat asap dari Gedung Pascasarjana. Selain itu, alat pemadam bekerja optimal.
"Kami segera berkoordinasi melalui handy talkie (HT). Belasan satpam langsung menuju lokasi dengan alat pemadam api ringan (APAR), kami juga menggunakan hidran di sekitar lokasi," jelasnya.
Salah seorang mahasiswa, Silvia, yang berada di sekitar lokasi kejadian, membeberkan kejadian yang dilihatnya kepada Ganto.
"Saat kebakaran terjadi, saya sedang di UNP Mart. Tadi pas ke sini sudah ramai, petugas juga cukup sigap mengatasinya," ujar Silvia.
Ia berharap pihak kampus lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, penyelidikan lebih lanjut dan taksiran kerugian masih dalam proses oleh pihak kepolisian.
Komentar (0)