Ganto.co - Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden Mahasiswa (Persma) dan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) 2025-2026. Pemilu ini tersebar di empat titik pemungutan suara, yakni di depan Pusat Kreativitas Mahasiswa (PKM), di samping Rektorat, di perpustakaan, di Pendopo Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), serta juga menerapkan sistem elektronik voting (e-voting).
Total suara yang tidak memilih dalam pemilu tahun ini yakni 33.496 dari 38.532 mahasiswa. Antusiasme Mahasiswa UNP dalam pemilu tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Muhammad Randu, memberikan tanggapannya mengenai hal ini.
"Karena awal Ramadhan, banyak mahasiswa berada di kampung halamannya, atau mungkin karena sosialisasinya yang masih kurang," ungkap Randu di depan PKM, Selasa (04/03).
Ia juga menyatakan bahwa pemilu awalnya dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2025, tetapi pemilihan diundur karena verifikasi akhir kedua calon yang tidak memenuhi syarat.
"Karena belum memenuhi syarat, jadi verifikasinya otomatis diperpanjang, dan timeline pemilu diundur menjadi hari ini," jelasnya.
Salwa Azizah, Mahasiswa Teknik Geologi, mengungkapkan alasannya belum ikut memilih dalam pemilu ini karena padatnya jadwal kuliah dan kesibukan mengerjakan tugas.
"Dari tadi pagi ke kampus, lalu lanjut mengerjakan tugas di perpustakaan, jadi belum sempat memilih," ucapnya.
Mahasiswa Pendidikan Sosiologi, Adzmy Altha Azkiya, menyatakan bahwa ia dan teman-temannya antusias dalam pemilu tahun ini.
"Selesai kelas, kami datang bersama ke TPS, kami sangat antusias dalam pemilu hari ini," ujarnya.
Terakhir, Randu menyampaikan harapan agar Presma dan Wapresma yang terpilih dapat membawa perubahan bagi UNP ke depannya.
"Siapa pun yang terpilih, itu pilihan yang terbaik untuk UNP," tutupnya.
Komentar (0)