Ganto.co - Pemilihan Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Padang (KM UNP) telah dimulai dalam rangkaian proses pemilu ini, kedua pasangan calon telah resmi menyampaikan visi dan misi mereka dalam acara Kampanye Dialogis yang diselenggarakan oleh Panitia Pemilihan Umum KM UNP 2025. Di Aula Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Kamis (27/2).
Dengan membawa semangat perubahan dan kemajuan, masing-masing pasangan calon menawarkan gagasan yang mereka yakini mampu membawa KM UNP menjadi lebih baik di masa mendatang. Tidak hanya sekadar janji, visi dan misi yang mereka usung juga mencerminkan arah serta strategi yang akan diterapkan jika mereka terpilih untuk memimpin mahasiswa UNP selama satu periode ke depan.
Pasangan calon nomor urut satu Muhammad Adli dan Farras Fathin Naufal mengusung visi "Manifestasi BEM KM UNP yang Selaras Tuntas dalam Simpul Kebermanfaatan untuk Revolusi Nyata bagi UNP dan Indonesia".n
Untuk mewujudkan visi tersebut, Pasangan calon menetapkan lima misi utama antara lain :
1. Internal: Mewujudkan manajemen internal BEM KM UNP yang gotong royong, profesional, dan harmonis untuk memberikan kinerja optimal.
2. Pelayanan: Menghadirkan BEM KM UNP sebagai rumah advokasi KM UNP yang aspiratif dan progresif.
3. Pergerakan: Mewujudkan pergerakan konsisten dalam menyikapi isu lampus, daerah, dan nasional.
4. Pengembangan: Mengoptimalkan BEM KM UNP sebagai wadah pengembangan yang adaptif, inovatif, dan prestasif.
5. Pengabdian: Menciptakan pengabdian inklusif yang berdampak, bermanfaat, dan berkelanjutan untuk masyarakat.
Selanjutnya pasangan dengan nomor urut dua Dayu Refani dan Musfirah Handayani memiliki visi "Gelora Rasa BEM KM UNP yang Berdaya Guna Gapai Asa dari UNP untuk Indonesia" dan mengusung empat misi utama berikut :
1. Rekontruksi: BEM KM UNP sebagai wadah pengembangan potensial mahasiswa yang adaptif dan tepat sasaran.
2. Aktualisasi: BEM KM UNP sebagai inisiator pergerakan mahasiswa yang aktif dan kreatif dalam mengawal isu kampus, sumbar dan Indonesia.
3. Sentralisasi: BEM KM UNP sebagai pusat advokasi mahasiswa KM UNP yang aspiratif dan aktif.
4. Akselerasi: Nyata pengabdian sosial kemanusiaan yang berdampak dan berkelanjutan.
Kedua paslon memiliki program unggulan yang berbeda namun diyakini mampu membawa KM UNP menjadi lebih aktif dan produktif dalam bidang pendidikan hingga sosial
Komentar (0)