Ganto.co - Pertunjukan teatrikal drama yang disajikan oleh Aldi Syaputra dan Ibra, mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Padang (UNP), turut menggugah kesadaran massa dalam aksi demonstrasi bertajuk "Indonesia Gelap" di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (18/2).
Teatrikal ini menjadi bentuk ekspresi artistik mahasiswa dalam menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran, terutama terkait program Makan Siang Gratis (MSG). Aldi dan Ibra menampilkan gerakan dan gestur yang sedang menikmati makan dan mengacuhkan buku yang ada di sekitar mereka, seolah-olah merujuk pada prioritas program Prabowo-Gibran.
"Kami menampilkan itu untuk menyampaikan keresahan mengenai prioritas utama dari pemerintahan sekarang," ujar Aldi kepada Ganto.
Menurutnya, Indonesia bukanlah negara yang kekurangan pangan, melainkan kekurangan kualitas pendidikan yang baik. Kritik ini disampaikan melalui pertunjukan seni, yang dinilai lebih efektif dalam menggugah kesadaran masyarakat.
"Para sastrawan dan demonstran di masa lalu banyak yang menyampaikan kritik melalui seni, seperti Widji Thukul, Soe Hok Gie, dan Arief Budiman," tambahnya.
Pesan yang disampaikan melalui seni pertunjukan ini diharapkan dapat menggugah kesadaran publik agar lebih kritis dalam menilai kebijakan pemerintah.
Suara yang disampaikan melalui seni dan demonstrasi ini diyakini akan terus bergema, menjadi simbol perlawanan mahasiswa terhadap kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.
Komentar (0)