Ganto.co - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Barat (BEM SB) akan menggelar aksi massa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat pada Selasa, (18/2/2025). Aksi ini digelar sebagai bentuk evaluasi terhadap 100 hari pemerintahan Prabowo-Gibran.
Dikutip dari akun Instagram @aliansibemsb, Aliansi BEM SB menilai terdapat banyak kekacauan yang terjadi serta hilangnya kepedulian Prabowo-Gibran terhadap rakyat akibat kebijakan yang dinilai tidak pro rakyat.
Presiden Mahasiswa (Presma) BEM KM Universitas Negeri Padang (UNP), Prima Yoga, menyampaikan bahwa terdapat lima tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi massa besok. Salah satunya menuntut Presiden Prabowo Subianto terkait kebijakan efisiensi anggaran serta mengungkap transparansi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Satu, evaluasi program MBG. Dua, efisiensi anggaran agar tidak membebani sektor pendidikan, kesehatan, dan hal-hal krusial lainnya," ujar Yoga kepada Ganto, Senin (17/2).
Lebih lanjut, Yoga menjelaskan BEM SB akan mengevaluasi efisiensi kabinet Merah Putih dan menuntut perombakan secara struktural serta teknis. Isu lainnya yang dibawa BEM SB adalah pemerintah diharapkan menciptakan pendidikan gratis yang ilmiah dan demokratis.
"Tiga, rombak kabinet Merah Putih. Empat, batalkan pemangkasan anggaran pendidikan. Lima, realisasi tunjangan kinerja dosen," tutupnya.
Komentar (0)