Ganto.co - Kementrian Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Advokesma) Badan Eksekutif Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Arus Serasi Kampus (ASK) 2024 dengan talkshow bersama Rektor di Pendopo UNP, Senin (16/12).
Talkshow dengan tema "Sinergi antara Mahasiswa, Dosen, dan Pimpinan Kampus dalam Mewujudkan Kampus Ramah Mahasiswa" ini, dihadiri langsung oleh Rektor UNP, Krismadinata, Ph., D., beserta jajarannya.
Mahasiswa Pendidikan Luar Biasa (PLB), Agustio Ardin menuntut adanya kesetaraan dan inklusivitas bagi mahasiswa disabilitas dan menilai layanan disabilitas yang disediakan UNP masih sangat kurang.
"Layanan disabilitas di UNP masih lemah, seperti jalan landai yang disediakan bagi disabilitas pengguna kursi roda justru dihalangi oleh parkiran motor, " ungkapnya.
Selanjutnya, Mirahel Marsalino, mahasiswi Departemen Keperawatan Kampus cabang UNP mengeluhkan ketidakmerataan fasilitas kampus pusat dan cabang. Dilihat dari ruang kelas yang minim dan keterbatasan alat praktek.
"Kampus cabang sangat minim fakultas, terutama keterbatasan ruang kelas untuk banyaknya mahasiswa," ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Krismadinata berkomitmen untuk fokus menangani seluruh keluhan dan menampung seluruh aspirasi yang telah disampaikan.
"Kami sudah menyiapkan regulasi-regulasi yang melancarkan semua hal yang diinginkan, untuk seluruh aspirasi yang masuk akan saya tindak lanjuti secara berkala," tutupnya.
Komentar (0)