Ganto.co - Seminar Kesehatan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Padang (UNP) diikuti lebih dari 305 peserta di Auditorium UNP, Selasa (17/12).
Dr. Dolly Nurdin Lubis, Sp.OG(K)Onk, M.Kes., selaku pemateri mengungkapkan bahwa setiap tahunnya kanker serviks menjadi salah satu penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia.
"Faktanya disetiap satu jam satu wanita Indonesia meninggal karena kanker serviks dan jika di dunia setiap dua menit satu wanita meninggal karena hal yang sama," ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa tingginya angka kematian di Indonesia disebabkan oleh kanker serviks.
"Indonesia merupakan negara terbanyak yang mengalami kanker serviks dan setiap harinya terdapat 57 wanita meninggal karena kanker serviks" ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa wanita yang telah terdiagnosis kanker serviks seringkali harus menjalani rangkaian terapi yang berat.
"Jika sudah terdiagnosis kanker, banyak perempuan yang runtuh karena harus menjalani terapi, operasi, kemoterapi dan radiasi," tuturnya.
Dolly juga mengatakan peran perempuan sebagai tonggak keluarga dan masyarakat akan hilang ketika menderita kanker serviks stadium lanjut.
"Ketika penderita kanker serviks memasuki stadium lanjut terapinya jadi paliatif, artinya fungsi seorang perempuan sebagai tonggak keluarga akan hilang" tuturnya.
Terakhir, ia menekankan pentingnya pemeriksaan rutin dan vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) bagi perempuan yang sudah menikah dan berhubungan seksual.
"Bagi seluruh perempuan yang sudah berhubungan seksual dan sudah menikah lalukan pemeriksaan vaksin sebanyak tiga kali dan rekombinasi Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) HPV sekali lima tahun" tutupnya.
Komentar (0)