Ganto.co - Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Padang (UNP) berkolaborasi dengan Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) menggelar Diksi Akbar dengan mengangkat tema "Syariah Economic Lifestyle: Peran Keuangan Islam dalam Mendukung Ekonomi Berkelanjutan", yang diselenggarakan di Aula Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP), Sabtu (14/12).
Diksi Akbar ini menghadirkan Dr. Muhammad Irfan, S.E., M.Si., selaku dosen dan Kaprodi Ekonomi Islam FEB sebagai speaker pertama, serta speaker kedua Gusti Dirga Alfakhri Putra, M.E., seorang dosen kader di FEB Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang.
Irfan menjelaskan mengenai ketidakpastian dan ketidakstabilan siklus ekonomi konjungtural yang diibaratkan seperti roller coaster.
"Di mana hidup kita seperti roller coaster, berada pada kondisi ketidakpastian, ketidakstabilan. Sewaktu-waktu mereka yang rentan kemudian jadi jatuh miskin. Kita berada dalam kondisi gejolak dan tekanan, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga secara sosial dan psikologis," ujarnya.
Ia juga mendefinisikan tentang maslahah sebagai tujuan yang menghubungkan kehidupan di dunia dan akhirat.
"Yang memberikan kebaikan-kebaikan dan manfaat kepada orang lain dan masyarakat, serta mencegah segala bentuk kerusakan dan mudarat bagi kehidupan sosial kemasyarakatan," jelasnya.
Terakhir, Dosen Kader UIN Imam Bonjol Padang, Gusti Dirga Alfakhri Putra menyampaikan bahwa banyak yang belum memahami ekonomi Islam dari sisi kontemporer.
"Dari sisi kontemporer, kita tidak tahu masalah ini. Sekarang, meskipun kita tahu tentang bank syariah namun kita masih belum terlalu mengenal secara mendalam," tutupnya.
Komentar (0)