Ganto.co - Setelah sukses menggelar pembekalan magang yang pertama, Departemen Ilmu Administrasi Negara (IAN) Universitas Negeri Padang (UNP), kembali menggelar pembekalan magang sekaligus Workshop Penulisan Policy Brief. Acara ini diselenggarakan di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNP, Rabu (4/12).
Selfi Budi Helpiastuti, dosen Ilmu Administrasi Negera (IAN) Universitas Jember (UNEJ) menyebut AI adalah pembantubagi para akademisi dan bukan hal yang harus ditolak keberadaannya.
"Kalau saya menghindari penggunaan AI (Artificial Intelligence), saya tidak mungkin bisa meningkatkan potensi diri, dan saya siap untuk berkolaborasi dengan AI," tuturnya.
Ia juga mendukung penggunaan AI bagi akademisi dengan prasyarat, AI hanya sebagai pembantu dan manusialah yang harus menjadi prompter bagi AI.
"Penggunaan AI bagi para akademisi baik untuk keperluan menulis, membuat jurnal, literature review dan lain sebagainya adalah hal yang sah-sah saja dilakukan," jelasnya.
Dalam workshop tersebut, Selfi juga memberikan pelatihan kepada peserta magang mengenai bagaimana cara memanfaatkan AI dalam pembuatan policy brief.
"Jangan mau diperbudak AI, kitalah yang harus memperbudak AI," tutupnya.
Komentar (0)