Namun di balik itu, ia menyayangkan keterlambatan dalam penerimaan sertifikat S1 KKT. Hal ini menyebabkan sertifikat yang telah ia terima pada bulan Februari 2013, sampai saat ini belum bisa ia gunakan sebagaimana mestinya. Ia berharap sertifikat itu bisa secepatnya digunakan. "Semoga saya bisa mengajar di jurusan Sejarah atau Sosiologi, " tutupnya.
Keluhan lain datang dari mahasiswa Pendidikan Sosiologi 2006, ia mengatakan telah mendapatkan informasi bahwa sertifikat KKT akan keluar setelah kuliah berakhir. Namun, sertifikat itu baru keluar setelah 6 bulan kemudian. "Seharusnya kami menerima sertifikat pada April 2012, " paparnya, Selasa (5/3).
Menanggapi pernyataan tersebut, Azhari Suwir, SE selaku Kabag Pendidikan dan Kerjasama UNP, mengatakan bahwa terlambatnya sertifikat KKT dikeluarkan disebabkan menunggu kelengkapan nilai yang masuk dari semua prodi. "Ada satu prodi yang terlambat menyerahkan nilai waktu itu," ungkapnya, Kamis (7/3).
Selain itu, ia menambahkan sertifikat yang telah diberikan kepada peserta lulusan KKT akan membantu peserta dalam mencari pekerjaan kapanpun ia mau, asalkan pekerjaan yang mereka cari berhubungan dengan profesi mengajar. Karena menurutnya,Sertifikat merupakan lisensi bahwa peserta tersebut layak mengajar pada dua kewenangan. "Ini bisa dijadikan solusi bagi sekolah yang kekurangan guru," ungkapnya. Nia
Komentar (0)