Ganto.co - Pelita Padang bersama Koalisi Cek Fakta Sumatra Barat (Sumbar) menggelar Diskusi Publik, Lawan Hoaks Bersama Kelompok Lintas Iman untuk Pilkada Damai 2024. Kegiatan yang dihadiri oleh kelompok masyarakat sipil, kelompok lintas iman dan organisasi mahasiswa ini berlangsung di Warung Naras Jalan Batang Aras Alai Parak Kopi Padang, Sabtu (26/10/2024).
Ketua Pelita Padang Angelique Maria Cuaca, menyampaikan tujuan dari diskusi ini untuk membahas cara menyikapi hoaks dan ujaran kebencian yang kembali marak saat pemilu atau pilkada.
"Bagaimana kita menyikapi hoaks dan ujaran kebencian yang bersemi kembali ketika momen pemilu maupun pilkada. Banyak pihak yang tidak memikirkan dampak hoaks dan ujaran kebencian," ujarnya.
Angelique juga berharap agar melalui diskusi ini dapat tercipta langkah bersama dalam menghadapi pilkada yang akan segera terlaksana.
"Harapannya pada diskusi ini kita bisa menumbuhkan langkah bersama dalam menghadapi pilkada yang sebentar lagi terlaksana," tambahnya.
Selanjutnya, Novia Harlina sebagai Ketua AJI Padang menyampaikan bahwa kegiatan ini sebenarnya merupakan kolaborasi dengan Koalisi Cek Fakta.
"Sebetulnya kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan koalisi cek fakta bukan aji padang, namun inisiasi koalisi cek fakta dimulai dari AJI Padang pada bulan agustus 2024," ungkapnya.
Novia Harlina menambahkan bahwa keberadaan Koalisi Cek Fakta di Padang bertujuan untuk menekan angka hoaks dalam Pilkada Sumbar 2024.
"Koalisi cek fakta ada di Padang sebetulnya ini untuk menekan angka hoaks dalam pilkada Sumbar 2024. Dimana hoaks ini sudah banyak di media sosial, dalam isu ini pelita padang mengambil dalam sisi keberagaman beragama," tambahnya.
Acara diskusi publik ini menghadirkan empat pembicara utama yakni, Ustaz Rochmad Abdullah sebagai jemaat Ahmadiyah Pampangan Padang; Yutiasa Fakho sebagai Advokat dan Pendeta GBI, Rozidateno Putri Hanidam, S.Ip., M.PA. sebagai dosen Unand; dan Anjali Sabna dari Pelita Padang.
Komentar (0)