Ganto.co - Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan seminar Internasional Conference On Language Literature and Education (ICLLE). Seminar ini diadakan selama dua hari, di Auditorium Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP, Rabu (09/10).
Ketua Pelaksana, Muhammad Ismail Nasution S.S., M.A dalam sambutannya menyampaikan bahwa konferensi ini menghadirkan 40 pemakalah serta lima keynote speakers dari berbagai universitas di beberapa negara, antara lain Thailand, Malaysia, Azerbaijan, dan Indonesia.
"Kami menghadirkan tujuh keynote speakers, yakni Prof. Awang Azman Awang Pawi (Malaysia University-Malaysia), Dr. Suhailee Sohnui (Chiang Mai University-Thailand), Prof. Habib Zarbaliyev (University of Language-Azerbaijan), Prof. Dr. Sumiyadi ( Universitas Pendidikan Indonesia-Indonesia), dan Prof. Dr. Ermanto ( Universitas Negeri Padang-Indonesia)," jelasnya.
Ismail menuturkan tema ICLLE 2024 ini adalah "Development in Language, Literature, and Education Studies With Technology in The Society 5.0 Era," yang berfokus pada pengembangan bahasa dan sastra dalam kemajuan teknologi. Ia juga mengatakan bahwa tahun depan ICLLE akan diadakan lagi dengan tema yang berbeda.
"Saat ini terdapat 211 partisipan yang berpartisipasi dalam seminar ini. InsyaAllah, tahun depan ICLLE akan diadakan lagi dengan tema yang berbeda dan saya harap ibu dan bapak pemakalah nantinya dapat hadir lagi memberikan makalah yang tidak bosan-bosanya," tuturnya.
Dr. Havid Ardi, M.Hum, Wakil Dekan I FBS, dalam sambutannya menyebutkan bahwa language, literature, and education ketiga aspek ini mendapatkan pengaruh yang sangat kuat dari kehadiran teknologi dalam society 5.0 dan penelitian kebahasaan tidak dapat menghindari pengaruh teknologi seperti AI.
"Dalam kajian kebahasaan, kehadiran AI tidak dapat kita hindari pada penelitian bahasa. Hadirnya AI membuat mahasiswa bisa mengerjakan berbagai tugas maupun penelitian, hal tersebut menjadi challenge peneliti bahasa di era ini," Ujarnya.
Komentar (0)