Ganto.co - Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat sebanyak 65.000 warga Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terjerat kasus narkoba pada tahun 2023. Permasalah tersebut diangkat oleh Back to Muslim Identity (BMI) sebagai tema diskusi mereka kali ini, yang diadakan di aula FPP, Jumat (20/9).
Kegiatan diskusi ini dimentori oleh Miftahul Jannah, LeaderKomunitas Nasional 7 Perempuan tujuh perempuan. Miftahul memberikan edukasi terkait akibat narkotika, bagaimana narkotika dalam Islam, dan bagaimana seorang muslimah bisa berperan dalam perubahan memberantas narkotika.
Dalam penyampaian materinya, Miftahul menyampaikan bahwa Polresta Padang mencatat meningkatnya angka penggunaan narkotika dan kejahatan di Padang sebanyak 25,8 persen.
"Dalam adat Minangkabau yaitu Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Kitabullah sendiri sudah melarang adanya penggunaan barang memabukkan. Tapi di Sumbar sendiri penggunaan narkotika dan kejahatan meningkat menurut data Polresta Padang sebanyak 25,6 persen, pelajar maupun mahasiswa sudah banyak yang terjerat kasus narkotika," ujarnya.
Miftahul juga mengatakan bahwa Sumbar menjadi zona merah kawasan darurat penggunaan narkotika dan hampir setiap hari ada korban dari penyalahgunaan narkotika, selanjutnya ia juga mengatakan buruknya ekonomi menjadi salah satu akibat naiknya transaksi narkotika.
"Meningkatnya transaksi dan pemakaian narkoba membuat Sumbar menjadi kawasan darurat narkotika dan zona merah. Buruknya ekonomi di Sumbar setelah pandemi membuat naiknya transaksi narkotika," ujarnya.
Terakhir Miftahul menyampaikan bahwa sebagai muslimah cara kita untuk menghentikan pengedaran narkoba dengan mampu menahan diri untuk tidak mengikuti pergaulan yang buruk serta memberikan edukasi lebih banyak kepada orang-orang terdekat kita dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
"Sebagai muslimah dan mahasiswa tentu aksi yang bisa kita berikan untuk menghentikan penggunaan narkoba dengan menjauhi pergaulan buruk, kita juga bisa memberikan edukasi buruknya narkoba kepada orang-orang terdekat kita. Hal yang paling penting adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT, agar kita tidak jauh dari jalan yang benar," tutupnya.
Komentar (0)