Tim Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan pelatihan bagi para guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota. Pelatihan bertema "Strategi Peningkatan Literasi Numerasi Berbasis Digital Bagi Guru SD Sesuai Tuntutan Kurikulum Merdeka" ini telah dilaksanakan pada Sabtu, (10/08/2024).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi numerasi para guru sesuai dengan tuntutan Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
Latar Belakang Pelatihan
Pelatihan ini diadakan sebagai respons terhadap hasil Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa di Kecamatan Lareh Sago Halaban masih berada di bawah target yang diharapkan.
Widiawati, M.Pd., salah satu anggota tim pengabdian, menjelaskan bahwa keterbatasan guru dalam menyampaikan materi literasi numerasi menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya hasil tersebut.
"Menurut Kepala Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota, Efni, S.Pd., salah satu tantangan utama adalah bagaimana guru menyampaikan materi yang terkait dengan literasi numerasi secara efektif kepada siswa," jelas Widiawati pada wawancara dengan Ganto pada Rabu, (18/09/2024).
Pelaksanaan dan Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran
Tim pengabdian yang diketuai oleh Dr. Lusi Susanti, M.Pd., bekerja sama dengan Korwil Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota, menghadirkan narasumber ahli untuk mendukung peningkatan kualitas guru. Anggota tim pengabdian yang turut berkontribusi dalam kegiatan ini adalah Prof. Nurhizrah G., M.Ed., Dr. Anisah, M.Pd., Widiawati, M.Pd., dan Dr. Merika Setiawati, M.Pd.
Dalam pelatihan ini, tidak hanya ditekankan peningkatan kompetensi literasi numerasi guru, tetapi juga diperkenalkan media pembelajaran berbasis digital.
Prof. Nurhizrah G., M.Ed., menyampaikan bahwa pemanfaatan media digital serta kecerdasan buatan perlu dioptimalkan untuk meningkatkan pembelajaran literasi numerasi.
"Peningkatan kualitas dan kapasitas guru di sekolah, terutama dalam literasi numerasi berbasis digital, sangat penting. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan literasi numerasi guru harus dilakukan, salah satunya melalui pelatihan," ujar Prof. Nurhizrah.
Selain itu, pelatihan ini juga menghadirkan narasumber, yakni pakar bidang matematika Dr. Merika Setiawati, M.Pd. dan Prof. Dr. Ahmad Fauzan, M.Pd, M.Sc., serta narasumber dari luar negeri, yaitu Prof. Dr. Inge Schwank, ahli matematika untuk anak dari University of Cologne, Jerman. Prof. Schwank berbagi wawasan tentang pendekatan pembelajaran matematika berbasis anak yang dapat diimplementasikan di sekolah-sekolah dasar
Komentar (0)