Ganto.co - Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) dari Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan workshop bertajuk "Kelorina". Kegiatan ini diadakan di Balai Desa Simatalu, Kecamatan Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan melibatkan anggota PKK desa sebagai peserta utama pada 5 sampai 7 Juli.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat tentang pencegahan stunting. Ini juga bisa menjadi wadah untuk meningkatkan keterampilan peserta workshop untuk menjadikan olahan kelor sebagai peluang usaha.
Workshop ini dimulai dengan sesi edukasi mengenai stunting dan pemenuhan gizi kemudian peserta diberikan pengetahuan tentang kandungan daun kelor, sumber daya alam local yang ekonomis namun nutrisinya sangat melimpah, seperti protein, vitamin, dan mineral yang sangat bermanfaat untuk mencegah stunting.
Selanjutnya, peserta workshop diajak untuk langsung mempraktikkan cara mengolah daun kelor menjadi berbagai produk pangan. Dengan dampingan Tim PKM UNP, para anggota PKK Desa Simatalu belajar membuat bubuk kelor, kukis kelor, serta aneka makanan olahan lainnya yang bergizi dan lezat.
Antusiasme terlihat dari partisipasi aktif para peserta selama workshop. Ibu-ibu PKK Desa Simatalu tampak bersemangat mengikuti setiap sesi, mulai dari mendengarkan materi hingga mencoba sendiri proses pengolahan daun kelor.
"Kami sangat bersyukur dengan adanya workshop ini. Sekarang kami tahu cara memanfaatkan daun kelor yang tumbuh di sekitar rumah untuk makanan keluarga," ujar salah satu peserta.
Kepala Desa Simatalu, Lutfianto yang turut hadir dalam workshop ini menyampaikan apresiasinya kepada tim PKM-PM UNP.
"Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaatnya. Dengan pemanfaatan daun kelor, kami optimis dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan warga desa," ujarnya.
Workshop Kelorina berhasil memberikan edukasi dan keterampilan praktis kepada masyarakat Desa Simatalu tentang pemanfaatan daun kelor sebagai alternatif pangan ekonomis dan bergizi. Program ini tidak hanya mendukung upaya pencegahan stunting, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya alam lokal secara maksimal.
"Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat luas," ujar Fahmi Aulia Rahman yang merupakan ketua Tim PKM Kelorina ketika diwawancara oleh tim Ganto.
Komentar (0)