Ganto.co - Penuhnya loker di Perpustakaan baru Universitas Negeri Padang (UNP) membuat staf kewalahan menyediakan tempat untuk penitipan barang, sehingga mahasiswa terpaksa menaruh tasnya di bawah meja informasi.
"Pernah tercatat rekor kunjungan Dua ribuan pengunjung dengan tas mahasiswa yang melimpah-limpah, tanpa henti," ungkap Melinda selaku pustakawan, pada Jumat (7/6).
Pustakawan Ridha Prima Adri juga merasa bahwa ramainya pengunjung, baik dari kalangan mahasiswa maupun umum, mengindikasikan perlunya penambahan petugas, dan hal ini sedang diusahakan.
"Sepertinya jumlah ini masih kurang, butuh penambahan staf. Saya dengar pimpinan dalam rapat berusaha menambah petugas," ungkap Prima.
Banyaknya kedatangan pengunjung diketahui membuat para staf yang berjumlah 22 orang staf perpustakaan dan 5 orang petugas kebersihan kewalahan.
"Tingkat kesibukan seperti ini memerlukan penyesuaian, mungkin tambahan loker atau langkah lainnya. Pak Rektor sudah memberikan saran untuk menambah loker," lanjut Melinda.
Lebih lanjut, Melinda juga menyampaikan bahwa perpustakaan UNP masih dalam masa persiapan dan peninjauan.
Muhammad Khairul Azim, mahasiswa jurusan Pendidikan Geografi angkatan 2022, merupakan salah satu pengunjung tetap perpustakaan baru UNP sejak peluncurannya. Ia juga mengeluhkan ketersediaan loker yang terlalu sedikit untuk menampung jumlah pengunjung.
"Tempat untuk loker kurang dan ukurannya sempit, sebaiknya ditambah loker," keluh Azim ketika diwawancarai oleh Ganto,Jumat (7/6)
Azim juga menyampaikan pendapatnya tentang penggunaan lift di perpustakaan baru UNP yang saat ini hanya dapat digunakan oleh staf.
"Liftnya seharusnya bisa digunakan oleh mahasiswa juga, tidak hanya staf, agar akses ke atas dan ke bawah menjadi lebih mudah," tambahnya.
Komentar (0)