Nagari Tuo Pariangan Kabupaten Tanah Datar merupakan nagari yang memiliki sumber api yang menyembur dari alam dan kiranya ini dapat memberikan semangat dan kekuatan ikatan alam menyertai komitmen kita dalam memajukan olahraga didaerah ini. Pengambilan api ini memaknai subtansi yang sangat tinggi terhadap ikatan kebersamaan diantara anak negeri, semangat kebersamaan yang dibingkai utuh oleh kekuatan sportivitas yang mengiringi seluruh pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi.
Ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat memberikan sambutan dalam acara Pengambilan Api dan Kirab Pekan Olahraga Provinsi ke XI tahun 2010 di Nagari Pariangan Kabupaten Tanah Datar, Kamis pagi ( 2/12). Hadir dalam kesempatan tersebut, Danlanut, Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadique, Bupati Agam Indra Catri, Ketua Koni Sumbar, Staf Ahli Bidang Pembangunan
Ir. Surya Dharma Sabirin, Kabiro Bina Sosial Abdul Gafar,SE ,Ketua DPRD Kab .Tanah Datar dan Kab. Agam serta beberapa kepala SKPD dilingkungan Pemkab Tanah Datar. Gubernur Irwan Prayitno lebih jauh menyampaikan, pengambilan api yang selanjutnya akan dikirab dan diarak dari Nagari Tuo Pariangan kabupaten Tanah Datar hingga ke Lubuk Basung ini benar-benar mencerminkan betapa kuat keinginan kita untuk tetap memberikan ruangan seluas-luasnya bagi upaya pembinaan olahraga daerah serta mengelorakannya secara bersama-sama dengan masyarakat.
Kita mengetahui pelaksanaan Porprov ke XI telah mengalami beberapa kali pengunduran, namun dengan semangat kolektifitas yang terbangun terhadap upaya pembinaan olahraga prestasi daerah yang akan digelar pada tanggal 5-12 Desember 2010. Pelaksanaan Porprov ke XI ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana kali ini diselenggarakan di 15 kabupaten/kota dengan 28 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Dengan terpencarnya penyelenggaraan Porprov ke XI diharapkan memberikan nuansa baru bagi penyelenggaraan olahraga berprestasi di daerah ini. Kita menyadari, kemenangan membutuhkan kerja keras dan komitmen kita bersama dalam pelaksanaan Porprov kali ini. Serta akan banyak tantangan dan kendala-kendala yang menyertainya. Namun demikian dengan didasari kekuatan dan potensi yang kita miliki, kita yakin semua tantangan dan halangan itu bakal dapat kita atasi secara baik dengan meraih sukses bersama-sama, ungkapnya
Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadique dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan, Nagari Tuo Pariangan adalah nagari tertua tempat asal usul etnis dan budaya Minangkabau. Dari sinilah nenek moyang kita Sri Maharajo Dirajo memulai membangun Minangkabau hingga ke Luhak nan tangah di Agam, dan Luhak nan Bungsu di 50 Kota. Dan sini pulalah Datuk Ketemangungan dan Datuk Perpatih nan Sabatang yang melahirkan kelarasan Bodi Chaniago dan kelarasan
Komentar (0)