Ganto.co - Bank Indonesia (BI) Hackathon 2024 menyelenggarakan Tektok Podcast bertemakan "Teknologi, Transformasi dan Kolaborasi". Pada Podcast episode kedua ini diselenggarakan secara online melalui platform Zoom Meeting, Selasa (28/5).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) ini dirancang khusus untuk para inovator, pengembang dan pemikir kreatif serta profesional yang berpengalaman di bidang Data, Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML) yang ingin menunjukkan keahlian mereka dan berkontribusi dalam pengembangan solusi inovatif menuju integrasi ekonomi digital dan keuangan.
Kegiatan ini bertujuan menciptakan ide-ide baru tumbuh dan berkembang, juga memberikan solusi inovatif yang dapat membuat perubahan dan dampak positif melalui teknologi. Hal ini ditegaskan oleh Muhammad Rayhan Ramadhan selaku moderator pada tektok podcast episode kedua ini.
"Pada episode kali ini kita akan deep dive ke topik kedua Hackathon Bank Indonesia 2024, yang berjudul "Extending Marketing exetence and Inovatif surfecence". Kita akan mencoba mengeksplorasi pemanfaatan AI dan ML untuk meningkatkan literasi dan inovasi produk keuangan digital," ujarnya.
Tektok podcast menghadirkan Ivan Devara selaku ekonom yunior DKSP sebagai narasumber tektok podcast episode kedua kali ini. Ivan menjelaskan bahwa problem statement tidak hanya berpengaruh kepada perusahaan BI tetapi juga industri sistem keuangan dan pembayaran.
"Ketika berbicara tentang Heckethon maka kita ingin menyelesaikan suatu masalah, masalah itu yang kita bagi ke dalam tiga problem statement jadi, ketika menyelesaikan masalah ini tidak hanya menyelesaikan masalah di BI saja tetapi juga di industry keuangan," jelasnya.
Lebih lanjut, Ia memapahkan salah satu contoh dari tiga problem statement, yaitu efficient decision making process & data processing, expanding market acceptance and innovative dan risk management and customer protection.
"Misalkan mempunyai concern terhadap disabilitas tunatetra, mereka sulit mengakses layanan keuangan digital, bisa dibuat solusi penyandang disabilitas ini tetap bisa menggunakan layanan keuangan digital dengan adanya Voice Comment dan Natural Language Proccecing (NLP)," tambahnya.
Terakhir, Ivan menegaskan bahwa boleh memilih salah satu atau mengkombinasikan dari tiga problem statement yang ada, asalkan meng-address salah satu dari problem statement yang diambil
"Intinya minimal addres salah satu problem statement, kalau mau mengkombinasikan lebih dari satu boleh jadi, satu solusi untuk addres beberapa problem statement juga bisa," tutupnya.
Komentar (0)