Ganto.co- Himpunan Mahasiswa Kerinci Sungai Penuh (HMKS) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Kayo Folk Festival (KFF) dengan mengusung tema "Ranoh Kincai di Perantauan" yang diadakan di Fabriek Bloc, Sabtu (25/5).
KFF merupakan acara tahunan yang dilakukan oleh HMKS Sumbar. Tahun pertama dilaksanakannya KFF yaitu pada tahun 2022 yang berlokasi di Aula Radio Republik Indonesia (RRI) Padang dilanjutkan pada tahun 2023 yang bertempat di Gedung Rang Kayo Basa.
Hudmi, Ketua Umum HMKS Sumbar mengungkapkan tujuan dibentuknya KFF ini, agar dapat mempromosikan budaya, pariwisata dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ke khalayak ramai agar Kerinci dapat lebih dikenal masyarakat luar.
"KFF bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara mahasiswa yang berasal dari Kerinci dan Sungai Penuh yang berkuliah di Sumatera Barat. Padang merupakan tempat yang strategis untuk mempromosikan budaya, pariwisata dan UMKM di Sungai Penuh. KFF juga dapat memberikan pengalaman kepanitian yang tidak didapat di kampus," ujarnya.
Atraksi budaya yang berasal dari Kerinci dan Sungai Penuh identik dengan bermain api, maka dari itu Fabric Block dipilih sebagai tempat dilaksanakannya KFF pada tahun ini. Kayo Folk Festival memecahkan rekor terbaik dari tahun-tahun sebelumnya dengan jumlah penonton lebih kurang 5000.
H. Tafyani Kasim, Ketua Himpunan Keluarga Kerinci Nasional (HKKN) Sumbar berharap agar kedepannya Kayo Folk Festival terus dilaksanakan dan lebih baik lagi setiap tahunnya.
"Kayo Folk Festival kedepannya harus terus dilaksanakan agar terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas dan kreatif. Hal itu juga berguna dalam memajukan dan mensejahterakan bangsa," jelasnya.
Komentar (0)