Ganto.co - Media Forum Studi Islam Al-Qalam (FORSIA) bersama dengan Unit Kegiatan Kerohanian (UKK) Universitas Negeri Padang (UNP) melanjutkan acara "Everybody Can Design" yang telah memasuki pertemuan ketiga dengan topik yang beralih dari desain grafis ke videografi dari total empat pertemuan, yakni pada tanggal 8, 15, 22, dan 29 Mei mendatang. Acara ini diselenggarakan secara online melalui platform Zoom Meeting, Rabu (22/5).
Faiz selaku ketua pelaksana membuka pertemuan dengan menjelaskan bahwa dua pertemuan terakhir akan difokuskan pada videografi.
"Pertemuan pertama dan kedua sudah membahas tentang desain grafis. Sekarang kita akan membahas videografi, termasuk dasar-dasar dan keterampilan yang diperlukan," jelasnya.
Redi selaku mentor melanjutkan dengan memperkenalkan dasar-dasar videografi kepada para peserta. Ia menyampaikan bahwa meskipun desain grafis dan video editing berada dalam lingkup yang sama, video editing memerlukan pendekatan yang berbeda.
"CapCut adalah aplikasi yang sangat luar biasa untuk video editing saat ini. Dulu kita hanya punya aplikasi seperti VN, namun sekarang CapCut menjadi pilihan utama karena kemudahannya," ujarnya.
Ia juga membandingkan CapCut dengan aplikasi profesional seperti Adobe Premiere dan Filmora.
"Fitur seperti Masking yang di Adobe Premiere memerlukan waktu lama untuk dipelajari, di CapCut bisa dilakukan dengan mudah. Ini memungkinkan siapa saja belajar di mana saja," tambahnya.
Setelah memberikan penjelasan mengenai fitur-fitur unggulan CapCut, Redi melanjutkan dengan tutorial praktis dan kiat-kiat mengedit video menggunakan CapCut. Para peserta diajak untuk memahami berbagai teknik dan trik yang dapat meningkatkan kualitas video mereka, memanfaatkan kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan oleh aplikasi ini.
Acara ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan keterampilan baru bagi para peserta, khususnya dalam bidang videografi, sehingga mereka dapat mengembangkan kemampuan desain mereka lebih luas lagi. Pertemuan terakhir dijadwalkan pada tanggal 29 Mei 2024, dengan topik yang masih berfokus pada videografi.
Komentar (0)